PEMERINTAHAN

Strategi Baru Menjawab Tantangan Krisis Air & Masa Depan ,Tirta Pakuan Bangun Tranning Center Terpadu

BOGOR – Langkah jitu dan strategis Berlian memang tidak hanya mampu membuat perusahaan eksis dan memberi keuntungan saja tapi ada pencerahan baru akan sebuah revolusi dan paradigma baru memandang kekinian dan masa depan.

Saat peletakan batu pertama pembangunan kantor Traning Center terpadu di Jalan Tajur eks gudang peralatan dan pipa Tirta Pakuan Kota Bogor ,pada Rabu (6/12).

Wakil Walikota Bogor,Dedie Rachim yang menyatakan bahwa upaya dan langkah ini harus didukung pula dengan keselarasan dan keseimbangan antara alam lingkungan dan manusia .

“Saya baru berkunjung
dari Austria dengan Direksi Tirta Pakuan belum lama ini.

Tantangan kedepan memang berat seiring kondisi Yang ada.

Karena masih tetap , mengandalkan sumber air baku dari bahan mata air permukaan atau sungai tentunya ini Multi komplek masalahnya.

Secara internasional saja ada
India ,Bangladesh dan Indonesia adalah 3 negara yang masih harus bekerja keras dalam menjawab tantangan soal air minum.

Dari dibangunnya gedung
Traning canter ini pula kita dapat untuk mengajak Warga masyarakat paham air dan menanamkan kesadaran pentingnya pola kebiasaan hidup sehat juga menjaga lingkungan tidak membuang sampah saat hujan.

Selain dapat menjadi Lembaga sertifikasi nantinya ada pula kerjasama lintas wilayah dan sekitar Bogor semisal Sukabumi dan Cianjur dimana tentu hulu air dan sumber Ciliwung dan Cisadane berada disana sebelum kehilir dan ada pula pola dukungan warga sekitar .

Karena masih dengan bahan baku air sungai itu maka akan berpengaruh pada biaya produksi air akan tinggi dimana proses awal saja untuk memilih sampah dan bahan sumber yang bersih sudah memakan waktu dan biaya.

Saya contohkan pula kondisi
Kalimalang dimana disana sudah ada kepahaman warga dan penduduk untuk menjaga agar kualitas air sungai tetap baik dan bersih padahal melintasi berapa wilayah semisal, Purwakarta dan karawang sudah terlihat baik.

Kita juga kedepan akan membangun

IPAL di Kayumanis akan dibangun tahun depan” Ujar Dedie Rachim.

Selain itu Dirut Tirta Pakuan,Rino Gustian Indira menyatakan langkah ini merupakan program Strategis menjawab tantangan kedepan .

” Ada hal mendasar dan perlu diketahui disini bahwa bagi kami ini bukan berbicara gedungnya saja, tetapi di training center terdapat berbagai materi dan menjadi tempat demo (praktek), supaya ini menjadi eksperimen baru para tukang ledeng.

Selain itu, di sini juga nantinya akan ada lab mini untuk semua tukang ledeng di Indonesia.

Kami mohon doanya, agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar,” papar dia.

Peletakan batu bersama tersebut juga dilakukan jajaran direksi Perumda Tirta Pakuan dan para direksi PDAM dari berbagai daerah serta Perpamsi dan stakeholders lainnya. Kehadiran Training Center PDAM ini akan menjadi yang pertama di Jawa Barat, sehingga sangat diperlukan untuk meningkatkan kompetensi, potensi dan juga kapabilitas pegawai PDAM yang juga bisa dimanfaatkan oleh PDAM seluruh Indonesia.

(Red03/Agus Bagja)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *