PEMERINTAHAN

Anggota DPRK Simon Toansiba Meninggal Dunia, Manokwari Selatan Kehilangan Sosok Teladan

MANOKWARI SELATAN – Kabupaten Manokwari Selatan Kembali kehilangan putra daerah terbaiknya. Simon Toansiba, Anggota DPRD Kabupaten Manokwari Selatan Periode 2024-2029 dari Partai Bulan Bintang (PBB) meninggal dunia pada Sabtu (28/6). Jenazah disemayamkan Manokwari Selatan (Mansel).

Sebagai bentuk pengormatan terakhir atas jasa dan kontribusinya selama menjadi wakil rakyat. Seluruh anggota, kepala perangkat daerah (PD), pejabat pemda, Baik Bupati, wakil Bupati, Ketua DPRD dan seluruh anggota dan staff turut hadir dalam  Prosesi penutupan bendera merah putih di atas peti dilaksakan pada hari Sening (30/6) dipimpin langsung Bupati Manokwari Selatan Bernard Mandacan.

Menurut Bernard Mandacan almarhum Simon Toansiba sosok teladan di masyarakat Manokwari Selatan. Ia dikenal sebagai pribadi yang baik dan bersahabat kepada siapa pun, tanpa memandang usia atau latar belakang.

 “Beliau telah lama berkiprah dalam dunia politik dan dikenal memiliki dedikasi tinggi dalam membangun Manokwari Selatan,” jelasnya.

Bernard Mandacan juga menyebutkan bahwa almarhum adalah sosok yang rendah hati dan mudah bergaul, sehingga banyak dicintai oleh masyarakat.

“Mari kita doakan semoga almarhum mendapat tempat terindah disisin Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan. Segala kontribusi dan jasa almarhum untuk membangun Manokwari Selatan akan menjadi kenangan buat generasi berikutnya,” tegas Bernard Mandacan.

Sementara itu, Ketua DPRK Ferdinan Waran mengaku cukup kehilangan akan sosok Simon Toansiba, Kami telah kehilangan sosok teladan yang inspiratif, banyak jasa dan kontribusi yang beliau berikan selama menjadi anggota DPRK.

Sosok pribadi almarhum Simon Toansiba yang bersahaja dan mudah bergaul dengan siapa saja. Apalagi tak pernah sungkan memberikan ilmu kepada para legislator muda.

“Yang pasti kami sangat kehilangan, beliau orang yang sangat baik, bersahaja, mudah bergaul dengan siapapun. Bahkan termasuk yang kalau di DPRK menjadi mentor senior kader-kader milenial,” jelasnya.

Ia pun menyampaikan duka yang mendalam atas berpulangnya Almarhum Simon Toansiba “Tentu banyak sekali kenangan bersama beliau. Wejangan-wejangan beliau yang selalu mengayomi. Mudah-mudahan ajaran yang baik dari beliau, suri tauladan beliau, bisa kita lanjutkan dan kita terus perjuangkan,” kata Ferdinan Waran. (EDISON)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *