PEMERINTAHAN

Wakil Ketua FP3KTB: Pemkab Teluk Wondama Diminta Segera Rehab Situs Religi Aitumeiri

TELUK WONDAMA – Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat segera merehab kembali situs religi Aitumeiri di Miei, Distrik Wasior. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Forum Pemuda Peduli Pembangunan Kabupaten Teluk Bintuni (FP3KTB) Landvictory.S.H.W.

Landvictory mengatakan situs religi Aitumeiri merupakan awal sejarah kehadiran Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua. Oleh karena itu, katanya, sudah waktunya situs yang menyimpan sejarah lahirnya peradaban baru orang asli Papua itu direhab dan ditata kembali untuk menyelamatkan bangunan maupun barang-barang peninggalan para misionaris yang menjadi bukti sejarah Pekabaran Injil di Tanah Papua.

“Saya lihat bawah anak yang tinggal di Teluk Wondama sangat tidak menghargai beni firman Tuhan yang tumbuh dan berbuah sampai hari ini, di bukit aitumeiri inilah peradaban orang Papua di letakkan yang di mana melahirkan anak anak Papua sehingga bisa baca dan tulis,” jelasnya

Landvictory menyayangkan banyaknya aksi vandalisme, Bangunan yang sudah direnovasi mereka malah merusak dengan di bongkar dan juga di coret coret. Hal ini sangat disayangkan. “Untuk anak anak GKI yang ada di tanah Papua ini, saya mengajak kita semua agar dapat melihat dan memperhatikan kondisi tempat peninggalan sejarah GKI yang ada di tanah Papua harus kita rawat dan kita jaga kelestariaanya. Seperti bukit aitumeiri yang menyimpan peradaban manusia Papua,” tegasnya.

Ia mengajak semua pihak dari berbagai kalangan ikut serta berkontribusi membantu pmenjaga dan merawat situs Aitumeiri, sebab Aitumeiri situs bersejarah milik seluruh orang Papua.

“Kami mengharapkan dukungan semua pihak karena Aitumeiri ini adalah milik gereja tetapi juga milik semua yang ada di atas tanah Papua ini,” ucap Landvictory.

Menurut Landvictory, ada tiga nilai pokok yang dimiliki situs Aitumeiri, yakni historis, spiritualitas, dan ekonomi. (ARNOLIAND HENENY)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *