Pengaspalan Darurat di Jembatan Kali Cibarengkok, Langkah Awal Sebelum Pembangunan Permanen

BOGOR – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor melakukan pengaspalan darurat di Jalan Jembatan Kali Cibarengkok, Kecamatan Klapanunggal, pada hari Jumat, 7 Maret 2025. Pekerjaan ini dimulai pukul 10.00 WIB sebagai langkah sementara untuk mengatasi kondisi jalan yang berlubang dan rawan kecelakaan.
Pengaspalan ini disaksikan langsung oleh Camat Klapanunggal Galuh Sri Wahyuni, Anggota DPRD Bogor Komisi 2 Candra, Kepala Desa Cikahuripan Andi Upi, Kepala Desa Klapanunggal Ade Endang Saripudin (Gonon), BPD Cikahuripan Dwi Suprapto dan Ketum Karang Taruna Cikahuripan Ariyanto ikut mengawasi. serta perwakilan dari Dinas PUPR Bogor dan Satpol PP Klapanunggal.



Menurut Candra, perbaikan ini sifatnya hanya sementara karena kondisi jalan yang sudah berlubang cukup parah akibat intensitas hujan yang tinggi dan luapan air dari Kali Cibarengkok. Hal ini menyebabkan beberapa kecelakaan kendaraan bermotor di sekitar jembatan. Oleh karena itu, pengaspalan ini dilakukan untuk mencegah kecelakaan lebih lanjut sebelum proyek perbaikan permanen dimulai.

Tahap Awal Sebelum Lelang Pembangunan di April 2025
Camat Klapanunggal, Galuh Sri Wahyuni, saat diwawancarai media menyatakan bahwa dirinya turun langsung ke lokasi untuk melihat proses pekerjaan yang dilakukan. Ia juga menegaskan bahwa untuk informasi lebih rinci terkait teknis perbaikan, dapat ditanyakan langsung ke Dinas PUPR atau DPRD Bogor Komisi 2.
“Pekerjaan ini merupakan tahap awal agar kondisi jalan tidak semakin parah. Proses lelang pembangunan permanen direncanakan akan dilakukan pada bulan April 2025,” ujar Candra.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sebelumnya Jembatan Kali Cibarengkok mengalami kerusakan yang cukup parah hingga berlubang akibat derasnya hujan dan meningkatnya debit air sungai. Bahkan, luapan air sempat menutupi jalan dan menyebabkan kecelakaan kendaraan bermotor.
Setelah proses pengaspalan darurat ini, jalan akan terus dipantau. Jika ditemukan kerusakan lagi sebelum proyek permanen dimulai, maka akan dilakukan tambal sulam hingga pekerjaan utama dikerjakan oleh kontraktor pemenang lelang dari Dinas PUPR Bogor.
Harapan Perbaikan Permanen
Kepala Desa Klapanunggal, Ade Endang Saripudin (Gonon), dan Kepala Desa Cikahuripan, Andi Upi, menyampaikan bahwa perbaikan ini tidak hanya sebatas pengaspalan sementara. Mereka berharap agar proyek pembangunan jalan dan jembatan dilakukan secara permanen, termasuk perbaikan irigasi agar air dari Kali Cibarengkok tidak lagi meluap dan merusak jalan.
“Tahun ini, kami harapkan pembangunan jalan Jembatan Cibarengkok benar-benar direalisasikan. Jika perlu, jalan ini harus ditinggikan agar tidak mudah tergenang air saat hujan deras,” ujar Andi Upi.
Senada dengan pernyataan tersebut, warga setempat Ferdian mengungkapkan rasa syukurnya atas pengaspalan yang dilakukan. Menurutnya, Jalan Jembatan Cibarengkok merupakan akses penting yang menghubungkan Desa Cikahuripan, Bojong, dan Mampir.
“Saya sangat senang jalan ini diperbaiki. Tapi saya berharap jangan hanya ditambal, harus dilakukan pengecoran permanen supaya tidak ada lagi kecelakaan,” kata Ferdian.
Ia juga mengimbau Bupati Bogor dan Gubernur Jawa Barat untuk lebih sering turun ke wilayah Klapanunggal dan sekitarnya, mengingat masih banyak jalan yang mengalami kerusakan parah dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
Pengaspalan darurat di Jembatan Kali Cibarengkok menjadi langkah awal untuk mencegah kecelakaan akibat jalan berlubang dan rusak parah. Meski hanya bersifat sementara, proses ini sangat penting sebelum pembangunan permanen dilakukan setelah lelang pada April 2025.
Masyarakat setempat berharap proyek perbaikan jalan ini dapat segera terealisasi secara menyeluruh, termasuk peninggian jalan dan perbaikan irigasi, agar banjir tidak lagi mengganggu akses warga. Keberadaan infrastruktur yang baik sangat penting bagi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di wilayah tersebut. (Agung Dwi S)



