Kades Klapanunggal “Gonon” Pimpin Rapat Persiapan Pesta Rakyat HUT RI ke-80

Merayakan Budaya, Memperkuat Bangsa
BOGOR – Rabu, 6 Agustus 2025
Suasana malam yang hangat di halaman Kantor Desa Klapanunggal berubah menjadi titik awal semangat kebangsaan dan gotong royong. Pada malam ini, Pemerintah Desa Klapanunggal menggelar rapat besar persiapan Pesta Rakyat dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Klapanunggal, Ade Endang Saripudin, yang akrab disapa “Gonon”, dan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat: perangkat desa, BPD, Bumdes, perwakilan dari 15 RW, 51 RT, 5 Dusun, serta seluruh anggota Karang Taruna Klapanunggal (Katar).
Dalam rapat ini, dibentuk panitia pelaksana perayaan kemerdekaan, di mana untuk pertama kalinya, Karang Taruna Klapanunggal ditunjuk sebagai Ketua Panitia utama. Ini merupakan bentuk nyata dari regenerasi dan pemberdayaan pemuda lokal dalam momentum kenegaraan.



Agenda utama yang disepakati dalam rapat adalah menggelar Karnaval dongdang Budaya skala desa, di mana seluruh RW akan menampilkan perwakilannya dengan tema “Cinta Budaya, Cinta Indonesia”.
Peserta diwajibkan menggunakan baju adat daerah, menghias kendaraan bermotor dan non-motor menjadi miniatur budaya, serta menyuguhkan unsur kreatif dan edukatif yang menggambarkan 80 tahun Indonesia merdeka.

Tak hanya itu, berbagai lomba rakyat akan dihelat, melibatkan anak-anak, remaja, hingga orang tua, sebagai bentuk keterlibatan lintas usia dan pemersatu warga, serta di Undang semua sekolahan desa klapanunggal dari SD, SMP dan SMA.
Selain itu Dalam Acara Karnaval Dongdang, keamanan perlu diperhatikan yaitu, penjagaan kendaraan bermotor, usulan dari perwakilan perangkat RW. Untuk setiap kendaraan yang parkir, Agar setiap warga yang dekat dengan Acara Karnaval Dongdang, yang mempunyai halaman dijadikan parkir kendaraan bermotor serta dijaga oleh pihak keamanan desa, yaitu Limas Desa Klapanunggal dibantu oleh remaja-remaja, karena dari warga untuk warga, sehingga memperketat keamanan.
Dalam penyampaiannya, Kades Gonon menekankan bahwa tema tahun ini adalah “Merayakan Budaya, Memperkuat Bangsa”. Ia memperkenalkan makna filosofis logo perayaan kemerdekaan RI ke-80, yang terdiri dari empat bentuk menyerupai huruf “C” yang disusun secara diagonal.
“Empat bentuk ini bukan hanya artistik, tapi juga penuh makna.
Huruf “C” menggambarkan “Culture” dan “Celebration”, potongan ornamen tradisional, dinamika gerak, dan semangat kolaboratif masyarakat Klapanunggal,” ujar Gonon dengan penuh semangat.
Ia juga menegaskan bahwa masyarakat Klapanunggal tidak boleh melupakan akar budaya sendiri.
“Jangan terjebak budaya luar, kita harus bangga dan cinta budaya kita sendiri. Dan yang tak kalah penting, jangan biarkan bangsa ini terpecah. Kita kuat kalau bersatu,” tambahnya.
Rapat yang dimulai selepas Isya itu berlangsung kondusif, penuh ide-ide konstruktif, dan partisipatif. Seluruh peserta, dari unsur pemerintahan hingga pemuda, sepakat menjadikan momen ini sebagai refleksi dan perayaan yang inklusif.
Acara ditutup dengan doa bersama di halaman kantor desa, sebagai bentuk syukur atas kemerdekaan bangsa dan harapan akan keberkahan serta kelancaran seluruh rangkaian kegiatan hingga hari puncak 17 Agustus mendatang.(Agung DS)



