RAGAM

PEMBERKASAN SERTIFIKASI GURU DIDUGA JADI AJANG PUNGLI DISDIK DAN PENGAWAS SEKOLAH

Pesisir Barat- Pungutan liar (pungli) terhadap guru-guru yang memperoleh tunjangan sertifikasi triwulan ke Empat tahun 2022,oleh oknum pejabat Dinas Pendidikan Pesisir Barat dan Oknum Pengawas Masing-Masing Harus Segera dihentikan.
A.Arko Selaku Pemerhati Dunia Pendidikan Pesisir Barat mengatakan,Dirinya menerima banyak keluhan dari para guru dan kepala sekolah yang akan memproses pemberkasan pencairan sertifikasi guru triwulan ke Empat. Para guru dikenakan biaya Rp50.000/Guru Sertifikasi.Pihak pengawas juga mengutip Rp.50.000 dari Setiap Guru yang mendapat Sertifikasi.
Menurutnya, jika seluruh guru pegawai negeri sipil (PNS) yang saat ini jumlahnya mencapai Ribuan orang dipungli Rp.50.000,Oleh Pihak Disdik dan Pengawas juga mengutip Rp.50.000 maka total pungutan mencapai Rp.100.000 yang diperoleh Diduga mencapai Puluhan juta Bahkan Ratusan Juta.
“Saya berharap Kepala Dinas Pendidikan Pesisir Barat dan Pengawas tidak melakukan terhadap pungli yang terjadi. Saya minta oknum pejabat yang melakukannya ditindak tegas, bila perlu dicopot,” ujar Arko Kepada Tipikor.
Dia menambahkan tidak ada alasan atau dasar hukum, pengutipan biaya untuk pemberkasan pencairan dana sertifikasi,” tandasnya.sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.101 /PMK/05/2010 tentang tata cara pembayaran tunjangan profesi Guru dan Dosen,tunjangan khusus Guru dan Dosen serta tunjangan kehormatan profesor.
Kepala Dinas Pendidikan Pesisir Barat Erwin Kostolani dan Pengawas Sekolah belum bisa Dikomfirmasi Terkait Hal tersebut Atas dugaan Pungli Pemberkasan Sertifikasi Guru(PNS).
Namun,Arko tidak akan membiarkan informasi tersebut begitu saja.Dia berjanji akan menelusuri kebenarakan kabar tersebut.
(S.ekandi).BERSAMBUNG…!!!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *