Lulus Tes UKK & Wawancara, 9 Nominator Direksi Tirta Pakuan Berharap Dewi Fortuna

BOGOR – Makin dekat waktu penentuan Walikota Bogor dalam formasi 3 posisi direksi Perumda Tirta Pakuan makin menarik disimak .
Akankah pada tahun ini Pemkot Bogor memulai area baru manajemen handal prima yang sejati dari perusahaan plat merah Perumda Tirta Pakuan.
Dimana tak kental lagi aroma politis pada pembagian posisi kue direksi disana tapi benar handal sesuai dengan kebutuhan manajemen organisasi Perusahaan itu demi kemajuan kedepan juga handal dalam melayani kebutuhan para pelanggan dan konsumen masyarakat kota Bogor.
” Ya itu sudah kita prediksi dari formasi 15 kini masuk 9 nama nominasi.
Lalu ada tahapan wawancara dengan Walikota Bogor sudah dilakukan.

Maka tentu komitmen dan integritas masa depan perusahan besar sekelas Perumda Tirta Pakuan tinggal menunggu mingguan hari lagi sebelum resmi diumumkan”ujar Galai Simanupak SH pada media Jumat (20/2).
Dilanjutkan dia,dalam analisa dan kajian Forum kajian MAKUMBA RI bahwa peta dan pola komunikasi publik atas 9 nominator itu dipastikan pejabatnya.
“Setelah pupus satu kuda hitam yang disebut dekat dengan poros penguasa kali ini.
Maka dapat dipetakan kalkulasi secara uji publik pada nama 9 nominasi itu pada persyaratan tim pansel ( panitia seleksi ).
Apakah sudah benar secara spesifik memahami dan mendalami atas informasi yang disampaikan dalam persyaratan para peserta terutama pada poin huruf N dan O.
Dalam poin huruf N,dinyatakan ….
Pendaftar yang berasal dari luar Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dan diluar perusahaan air minum harus memiliki pengalaman mengelola perusahan dengan nilai total aset paling sedikit Rp 10 M berdasarkan laporan keuangan perusahaan 1 tahun terakhir yang telah diaudit oleh akuntan publik dan/atau berdasarkan laporan pajak perusahaan tahun terakhir.
Pertanyaan atas poin N itu, perusahan mana selain Perumda Tirta Pakuan yang mumpuni asetnya saat ini.
Kemudian Poin 0,dinyatakan …pendafar dari luar perusahaan Tirta Pakuan Kota hingga yang berasal dari perusahaan air minum lain yang memiliki indikator kinerja sehat sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Nah jelas dan nyata bahwa pihak diluar Perumda itu akan kecil kemungkinannya untuk dapat masuk dalam kriteria Direksi tersebut”papar dia .
Disimpulkan dua pihak internal perusahan itu diprediksi 2 nama yang akan dipilih Walikota Bogor,dan pihak lainya dari luar perusahaan dekat kemungkinan pernah diberkiprah di Kota Bogor.
Informasi lainya ,diketahui sembilan nama calon Direksi Perumda Tirta Pakuan dikabarkan telah menghadap ke Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim.
Mereka adalah peserta yang lolos seleksi Uji Kelayakan (UKK).
Ketua Panitia Seleksi, Hanafi mengatakan pertemuan berlangsung pada Rabu (18/2/2026) lalu.
Dan ditahapan itu, mereka diwawancarai oleh Dedie A Rachim.
“Dan tadi sudah. Mereka sudah bertemu dan diwawancarai sama pa Wali. Laporan dari Kabag begitu,” kata Hanafi dikutip media.
Kesembilan nama ini, nantinya akan dibawa ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Tujuannya untuk meminta rekomendasi dari mereka.
Meski begitu, penetapan Direksi Perumda Tirta Pakuan tetap berada di bawah kuasa Dedie A Rachim.
Tahapan ini baru bisa dilakukan setelah rekomendasi dari Kemendagri turun.
“Iya seperti itu. Keputusan tetap ada di pa Wali. Ke Kemendagri itu untuk minta rekomendasi saja,” terang Hanafi saat ditanya mengenai tahapan seleksi.
Dari sembilan nama, akan dipilih tiga orang. Mereka nantinya bakal langsung mengisi tiga kursi penting.
Diantaranya,nama nominatur itu untuk posisi Direktur Administrasi dan Keuangan:
Rivelino Rizky Muchtar
Sonny Hendarwan
Teguh Setiadi.
Direktur Pelayanan dan Bisnis:
Jamaluddin
Muzakkir
Sonny Salimi.
Direktur Operasional:
Budi Setiyawan
Dani Rakhmawan
Nanang Widyatmoko.
( Red03)



