Lapak Pasar Dadakan & Parkiran Motor Depan RSUD Milik Siapa, Pemkab Bogor Tak Berdaya

BOGOR – Lapak pasar atau pedagang yang sedang dibangun disepanjang jalan Ciawi menuju Puncak mulai terlihat akan kembali muncul.
Bahkan setiap Ramadhan dikawasan itu mulai dari Pasar Ciawi hingga depan Polsek Ciawi tampak trotoar bahkan saluran yang ditutup bambu disulap untuk dibangun kios-kios pedagang ,selain itu parkiran motor depan RSUD kembali marak.
” Nah apakah agenda kerja 100 hari Bupati Bogor seirama dengan langkah nyata Gubernur Jawa Barat dalam melakukan pembenahan baik pedagang juga potensi pendapatan daerah sektor retribusi parkir yang hilang .
Kita lihat Gubernur saja turun langsung kebawah tak kenal basa-basi menemui pedagang pasar untuk dibenahi dan ditata juga parkiran seperti viral dimedia sosial.

Khusus pedagang dadakan diruas jalan Ciawi hingga kantor Kecamatan Ciawi itu terjadi setiap tahun dan seakan diabaikan serta dibiarkan pihak Pemkab Bogor dan unsur muspika” kata Galai SiManupak ,Ketua Divisi hukum dan pembelaan Forum Kajian TARUNA (Tameng Rakyat Untuk Nusantara),Rabu (19/3).
Dijelaskan dia,harusnya pihak kecamatan Ciawi juga unsur muspika lainnya turun tangan.
” Ciawi itu wajahnya terlihat dari mulai pasar hingga kantor kecamatan Ciawi .
Jadi tentunya apapun pergerakan aktifitas masyarakat yang tidak tepat dan benar dalam tata kelola wilayah jangan dibiarkan apalagi menjadi agenda rutin tahunan.
Kalo trotoar saja digunakan kios pedagang atau lapak apa itu tindakan yang benar.
Apalagi yang dijadikan kios saluran air yang ditutup dengan bambu selain itu adanya pungutan atau biaya yang dibayar oleh pedagang apa itu resmi disetujui Muspika juga Pemkab Bogor atau memang dikantongi oknum tertentu saja .
Bahkan jika tiap tahun dibiarkan ada potensi dugaan konflik kepentingan juga pada pihak pemerintah yang berada diwilayah tersebut ,apakah itu terjadi tentunya ada fungsi dan pengawasan Pemkab Bogor”tegas dia.
( Red03)



