Jalan Becek Kini Dibeton! Warga RW 09 Bojongnangka Sambut Haru Pembangunan Dana Desa 2026

BOGOR– Pemerintah Desa Bojongnangka, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, kembali menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan melalui pembangunan betonisasi jalan di Kampung Bojongnangka RW 09, Sabtu (16/05/2026).
Pembangunan jalan lingkungan tersebut dilaksanakan menggunakan Anggaran Dana Desa Tahun 2026 dengan volume pekerjaan sepanjang 110 meter, lebar 5 meter, dan ketebalan 0,08 meter. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp70.000.000 dengan pelaksanaan pekerjaan dilakukan langsung oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Bojongnangka.
Program betonisasi ini menjadi angin segar bagi masyarakat RW 09 yang selama bertahun-tahun mengeluhkan kondisi jalan rusak, licin, dan becek saat musim hujan tiba. Jalan yang sebelumnya menyulitkan aktivitas warga kini mulai dibangun agar menjadi lebih layak, aman, dan nyaman digunakan masyarakat sehari-hari.

Sebagai bentuk pengawasan dan keseriusan pemerintah desa, aparat desa bersama unsur wilayah turun langsung meninjau pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Kegiatan monitoring tersebut melibatkan RT, RW, Kepala Dusun (Kadus), hingga tokoh masyarakat setempat guna memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan tepat sasaran.
Kepala Desa Bojongnangka, H. Amir, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur lingkungan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terus menjadi prioritas pemerintah desa.

“Dana Desa harus benar-benar dikelola secara tepat sasaran, transparan, dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi warga. Betonisasi jalan lingkungan ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus mendorong pemerataan pembangunan hingga ke tingkat lingkungan,” tegas H. Amir.
Menurutnya, pembangunan jalan bukan hanya soal fisik semata, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan, keselamatan, dan kualitas hidup masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh warga agar ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan yang telah dilakukan pemerintah desa agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
“Saya berharap masyarakat ikut memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga hasil pembangunan ini. Jalan yang sebelumnya becek dan sulit dilalui, kini kita bangun agar kembali mulus. Mari kita rawat bersama agar manfaatnya terus dirasakan oleh generasi berikutnya,” tambahnya.
Keterlibatan unsur RT, RW, dan Kadus dalam pengawasan pembangunan menjadi bukti kuat bahwa pembangunan desa dilakukan secara bersama-sama, bukan hanya oleh pemerintah desa semata, tetapi juga melibatkan partisipasi masyarakat.
Di lokasi pembangunan, warga tampak antusias menyaksikan proses pengecoran jalan yang selama ini menjadi harapan mereka. Banyak warga mengaku lega karena akses jalan lingkungan yang sebelumnya rusak akhirnya mendapat perhatian dan realisasi pembangunan dari pemerintah desa.
Bagi masyarakat RW 09, betonisasi tersebut bukan hanya pembangunan jalan biasa, tetapi menjadi simbol hadirnya pemerintah desa dalam menjawab kebutuhan dan aspirasi warga secara nyata.
Kini, harapan masyarakat untuk memiliki lingkungan yang lebih nyaman dan tertata mulai terwujud. Jalan yang dahulu dipenuhi lumpur dan genangan air perlahan berubah menjadi akses yang kuat dan layak dilalui.
Langkah progresif Pemerintah Desa Bojongnangka ini sekaligus mempertegas komitmen dalam membangun desa yang lebih maju, tertata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat hingga ke tingkat lingkungan terkecil.(ADS)



