Hemat Anggaran Perjalanan Dinas, Kantor Desa Suryatama Balangan jadi Megah

BALANGAN – Dua gerbang utama yang memadukan warna merah putih menjadi pintu masuk Kantor Desa Suryatama, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. Gerbang beton yang menjulang itu tampak megah.
Tak kalah megah, dua bangunan utama di dalamnya. Satu berupa kantor untuk pelayanan dan satunya merupakan Balai Desa Mufakat Borneo yang desain bak pendopo kerajaan Jawa. Namun bangunan tetap berkonsep khas Kalimantan.
Taman dengan lingkaran bunga juga didapati saat masuk ke kawasan kantor desa. Lalu ada tiga gerbang lainnya yang menyambut warga saat masuk ke kantor desa.
Satu ikon yang tak kalah menarik ialah patung burung garuda yang melambangkan Garuda Pancasila. Patung berada di pagar. Meski belum proses pengecatan, patung sudah terlihat bentuknya dan tinggal proses penyelesaian.
Patung diolah sendiri oleh Kepala Desa Suryatama, Budi Handoko. Budi mengukir setiap detail patung. Bahkan akan ditambahkan tulisan Pancasila pada bagian bawah.
Tangan Budi begitu cekatan saat memoles patung. Jelang azan juhur, ia berhenti.
“Akan kami warnai kuning keemasan,” ujar Budi sambil turun dari pagar.
Dua tahun belakangan, pembangunan Kantor Desa Suryatama berproses. Hasilnya membuat gedung tampak megah, bahkan bisa dibilang kantor desa termegah di Balangan. Budi secara bertahap menyelesaikannya dibantu warga dan aparat desa.
Dikatanya, bangunan tersebut merupakan hasil swadaya masyarakat, terutama untuk tenaga. Tukang yang dipekerjakan hanya tiga orang. Sisanya aparat desa tanpa dibayar.
Meski dibuat megah, anggaran pembangunannya sekitar Rp 1 miliar sama sekali tidak mengurangi anggaran pembangunan desa. Bahkan seluruh program desa, terutama program yang selaras dengan pemerintah pusat dan kabupaten tetap dijalankan.
Namun, ujar Budi, pihaknya hampir tidak pernah mengikuti studi banding atau bimbingan teknis (bimtek) ke luar daerah. Dengan demikian dana desa bisa dimanfaatkan secara optimal.
Pembangunan kantor desa semegah itu, ujar Budi, untuk mengawali pembangunan dan meningkatkan daya tarik Suryatama. Apalagi rencananya, di seberang kantor dibuat tempat wisata. Di sini akan dibikin tempat untuk pelaku UMKM memasarkan dagangan mereka.
“Kami ingin kantor desa ini menjadi salah satu daya tarik. Jadi bukan hanya untuk pelayanan melainkan juga menarik orang luar untuk berkunjung,” ungkapnya.
Kepemimpinan Budi tinggal tiga tahun lagi. Ia berniat konsiten melakukan pembangunan desa, termasuk penyelesaian kantor, program pelayanan bagi masyarakat dan rencana pembangunan tempat wisata yang memanfaatkan DAM di desa tersebut.(Akhmad Sidik)



