RAGAM

Ketum AMBS : Soal Harga Lahan Terkena Pelebaran Jalan Alternatif Harus Untungkan Warga Bukan Merugi

BOGOR – Wacana dan langkah PJ Bupati dan Sekda Kabupaten Bogor yang telah turun langsung melakukan pemetaan dan cek lokasi jalan alternatif puncak yakni dikawasan kecamatan Megamendung belum lama ini.

Atas dasar kebutuhan akses jalan yang memadai serta mengatasi masalah kemacetan dipuncak prioritas program pelebaran jalan ini dinilai amat penting dan urgen dilakukan pemkab Bogor untuk tidak ditunda-tunda.

Komentar ketua AMBS ( Aliansi Masyarakat Bogor Selatan) Muhsin,SiP agar pelebaran jalan harus tahun ini tidak ditunda lagi jika itu merupakan fokus dan konsentrasi memecah kemacetan puncak oleh PJ Bupati sebelum non aktif juga sekda.

“Saya selaku ketua Aliansi Masyarakat Bogor Selatan mendukung dan meminta segera tahun ini realisasinya.

Bukan lagi ditunda hingga 2026,ini sudah FATAL dan VITAL” tegas Muhsin,SiP pada awak media.

Lebih lanjut lagi dia melihat banyak asset pariwisata yang akan diuntungkan dengan jalan ini.

“Pelebaran jalan itu yang terkena dampak tanah masyarakat tentunya harus dibayar sesuai harapan masyarakat.

Apalagi tanah dipinggir jalan harus sesuai dan rasional.

Jangan sampai mereka bisa jual lahan tanah tapi tidak bisa beli ,harus ada tim apppraisal dan independent nantinya.

Semisal kalo tanah misalkan 4 Juta harga pasaran permeter maka harga pembebasan lahan permeter harus dikali 3 ( tiga).

Contoh harga taksiran permeter Rp 3 Juta maka harga pembebasan lahan harus dibayar 12 juta permeter itu baru masyarakat diuntungkan.

Tapi kalo pembayaran tidak sesuai harapan masyarakat bisa ditolak saja walau itu untuk kepentingan jalan.

Tetap prinsipnya harus juga ada kajian sosek ( sosial dan ekonomi )
Sebab dibalik pelebaran jalan untuk umum itu ada pihak yang amat diuntungkan daripada selain masyarakat,para pengusaha wisata dan objek usaha lainnya” papar dia

Selain itu ,Muhsin SiP mengulas ide alternatif jalan Fly Oper Gadog di Ciawi .

Dulu saya kritik macet ,sambil cari solusinya saya dengan temen- tema pakai dana taktis anggaran pusat ,kita usulkan anggarannya sudah di Acc untuk bangun Fly Over di Gadog depan vimala Hill, sudah siap waktu itu tinggal PJ bupati ibu Nurhayati tidak ada kesiapan dan ga mau , padahal untuk pengurai solusi macet .

Intinya ,jika masyarakat menolak kalo tidak sesuai angka yang realistis” pungkasnya.

( Red03)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *