RAGAM

Desa Nambo Bahas Perubahan RPJMDes 2026–2028 dan RKPDes 2026

Fokus pada Pembangunan Infrastruktur dan Layanan Publik

BOGOR – Aula Kantor Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, menjadi pusat perhatian pada Jumat (tanggal sesuai agenda) ketika digelar Rapat Pembahasan Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) Tahun 2026–2028 sekaligus Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026.

Rapat penting ini dihadiri langsung oleh Sekcam Klapanunggal, Iwan Setiawan, S.Sos., M.Si, Kepala Desa Nambo, Nanang, SE, Babinsa Desa Nambo, Peltu Iwan Setiawan, Pendamping Desa, Darso, serta unsur kelembagaan desa mulai dari BPD, LPM, para Kadus, Ketua RW dan RT se-Desa Nambo. Kehadiran mereka menegaskan bahwa arah pembangunan Desa Nambo ke depan membutuhkan koordinasi dan komitmen bersama.

Dalam paparannya, Sekcam Klapanunggal, Iwan Setiawan, menegaskan bahwa perubahan RPJMDes dan penyusunan RKPDes merupakan hal yang sangat strategis. Menurutnya, penyesuaian diperlukan agar program pembangunan di Desa Nambo dapat sinkron dengan kebijakan daerah maupun pusat.

“Perubahan rencana pembangunan ini bukan sekadar administratif, tetapi harus menjawab kebutuhan masyarakat. Setiap program harus sesuai prosedur, terarah, dan terkoordinasi dengan baik agar hasilnya benar-benar dirasakan warga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Nambo, Nanang, SE, dalam sambutannya menekankan bahwa fokus pembangunan ke depan harus mencakup infrastruktur dasar dan layanan publik. Ia menyoroti pentingnya peningkatan kualitas jalan desa, pembangunan maupun perbaikan fasilitas umum, serta penguatan pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

“Kita akan terus memprioritaskan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Jalan desa yang belum diperbaiki akan kita tingkatkan, begitu pula fasilitas seperti posyandu dan program PKK, karena menyangkut kesehatan dan kesejahteraan keluarga di Desa Nambo,” terang Kades Nanang.

Ia juga menambahkan bahwa perubahan RPJMDes bukan berarti meninggalkan program lama, tetapi justru menyempurnakan agar pembangunan desa semakin terarah.

Rapat yang berlangsung dinamis ini turut diwarnai diskusi dari berbagai unsur masyarakat desa, termasuk perwakilan RT dan RW yang menyampaikan aspirasi warganya. Mereka berharap agar pembangunan desa tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pemberdayaan ekonomi warga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dengan adanya pembahasan ini, seluruh pihak berkomitmen untuk mendukung arah pembangunan Desa Nambo dalam tiga tahun ke depan. Harapannya, perubahan RPJMDes 2026–2028 dan RKPDes 2026 mampu menjawab tantangan pembangunan sekaligus mempercepat kesejahteraan masyarakat desa.(Agung DS)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *