PEMERINTAHAN

Bupati & Ketua DPRD Buka Konferensi PGRI Kabupaten Sukabumi

“GURU HEBAT PILAR KEMAJUAN BANGSA”

SUKABUMI – Bupati Sukabumi Drs.H.Asep Japar, M.M. secara resmi membuka Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sukabumi Masa Bakti XXII Tahun 2020–2025 yang berlangsung di hotel wilayah Kecamatan Sukabumi, pada Sabtu, 5 Juli 2025.

Konferensi ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Ketua PGRI Provinsi Jawa Barat H. Akhmad Juhana, Ketua PGRI Kota Sukabumi Roni Abdurahman, Ketua PGRI Kabupaten Sukabumi H.Tubagus Wahid Anshor, serta 141 perwakilan anggota dari 47 cabang PGRI Se-Kabupaten Sukabumi.
Guru Hebat Penjaga Kekuatan Negara ucap Asep Japar.

Dalam sambutan nya Bupati Asep Japar menyampaikan bahwa konferensi ini merupakan momen penting bagi seluruh pengurus dan anggota PGRI untuk melakukan evaluasi kinerja organisasi selama lima tahun ke belakang, sekaligus menyamakan pandangan demi kemajuan organisasi ke depan.

“Pendidikan masa depan sangat ditentukan oleh kualitas guru. Guru bukan hanya sekadar pengajar, tapi pembentuk karakter, penanam nilai,dan agen perubahan,” ujar Asep Japar.

Bupati menegaskan bahwa di era digital dan transformasi global, guru harus adaptif terhadap teknologi, inovatif dalam metode pembelajaran serta mampu menanamkan semangat kebangsaan dan etika kepada peserta didik. “Mari kita buktikan bahwa guru bermutu adalah pilar kemajuan bangsa.

Masih dengan Asep Japar, Guru hebat adalah penjaga kekuatan negara,” di hadapan peserta konferensi.
PGRI Harus Kolaboratif dan Profesional. Asep Japar juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam memperhatikan kesejahteraan guru, terutama guru honorer yang telah lama mengabdi dengan gaji minim, bahkan hanya Rp150 ribu per bulan.

“Pemerintah akan mendorong peningkatan kesejahteraan guru melalui pengangkatan P3K, pelatihan, tunjangan, serta pengembangan karier,” ucap Asep Japar.
Dan untuk memastikan bahwa pemerintah siap memberikan perlindungan hukum kepada para guru yang menjalankan tugas dengan baik namun menghadapi tantangan hukum dalam mendidik siswa.

Ketua PGRI Jawa Barat H. Akhmad Juhana, S.Pd., M.M.Pd. dalam pesan nya menekankan bahwa PGRI ke depan harus lebih ter arah dan mendorong pengurus baru untuk membangun tiga fondasi penting organisasi ucap nya. “Bangun loyalitas anggota, kredibilitas pengurus, dan kolaborasi dengan pemerintah daerah,” tegas Akhmad.

Akhmad juga mengingat kan agar dinamika pemilihan pengurus baru tidak menimbulkan perpecahan. “Siapapun yang terpilih, harus di dukung penuh.Jangan ada hal negatif dibawa keluar dari forum ini,” tambahnya.

Ketua PGRI Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2020–2025, H. Tubagus Wahid Anshor, dalam laporan nya menyebutkan bahwa terdapat tiga agenda utama dalam konferensi ini,laporan pertanggung jawaban, pembahasan program kerja, dan pemilihan pengurus baru. “Secara pribadi, saya sudah dua periode memimpin PGRI Kabupaten Sukabumi. Ini adalah masa pengabdian terakhir saya setelah 10 tahun,” ungkap nya.

Ia menyebut konferensi kali ini terasa sangat istimewa karena dihadiri dan dibuka langsung oleh Bupati Sukabumi. “Terima kasih Pak Bupati dan Ketua DPRD yang telah hadir. Kehadiran beliau menjadi penyemangat para guru untuk terus meningkatkan prestasi dan dedikasi, demi menjadikan Sukabumi sebagai kabupaten terbaik di Jawa Barat,”ucap Tubagus. (Array)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *