RAGAM

Jalan Lingkungan RT 02 RW 06 Desa Gunung Sari Mulai Dibangun

BOGOR – Di bawah terik matahari dan suara dentuman molen, satu harapan sedang dibangun di tengah-tengah lingkungan RT 02 RW 06, Desa Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Sabtu, 5 Juli 2025 menjadi momentum penting bagi warga: pembangunan jalan betonisasi sepanjang 220 meter akhirnya dimulai melalui Program Pembangunan & Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD), memanfaatkan Dana Desa (DD) tahun 2025.

Jalan kecil berukuran 1 meter lebar dan 10 cm tebal ini menjadi simbol nyata dari perhatian pemerintah desa terhadap kebutuhan paling dasar masyarakatnya: akses yang layak dan aman.

“Ini bukan sekadar jalan, tapi akses harapan. Jalan ini setiap hari dilalui warga untuk sekolah, kerja, dan kegiatan sosial. Selama ini kondisinya becek, tanah liat, dan tergenang air jika hujan,” ungkap Fajar, Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), saat ditemui tim media Tipikor Investigasi di lokasi.

Proyek jalan ini dikerjakan secara swakelola oleh 20 orang warga RT 002, dan diawasi langsung oleh warga setempat bernama Iwan. Mulai dari pukul 08.00 WIB, dua unit truk molen berkapasitas 6 kubik dikerahkan. Hingga sore hari, progres pembangunan mencapai 80 persen, dan sisanya akan dilanjutkan esok harinya, Minggu, 6 Juli 2025.

“Kami kerjakan semangat dan gotong royong. Kami ingin jalan ini selesai tepat waktu, tepat mutu,” kata Iwan, yang juga turut membantu di lapangan.

Tak hanya pelaksana, warga sekitar juga turut terlibat secara aktif. Mereka tidak hanya menyumbang tenaga, tapi juga menunjukkan rasa memiliki terhadap pembangunan yang tengah berlangsung.

Puja, salah satu anggota TPK, menegaskan bahwa proyek ini tidak hanya soal menyelesaikan anggaran, tapi menjawab kebutuhan mendesak warga.

“Jalan ini penting sekali, terutama untuk anak-anak sekolah dan lansia. Kami tidak ingin lagi melihat mereka tergelincir karena jalan licin saat hujan,” tutur Puja dengan mata berkaca-kaca, menandakan betapa pentingnya akses yang layak di desa.

Kepala Desa Gunung Sari, Uwes Wijaya, dengan semangat menyampaikan bahwa proyek ini adalah bentuk tanggung jawab dan komitmen pemerintah desa.

“Kami tidak ingin membangun hanya demi laporan. Kami ingin setiap pembangunan terasa manfaatnya langsung. Jalan ini mungkin kecil, tapi dampaknya besar bagi mobilitas dan keselamatan warga,” ujar Uwes Wijaya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur seperti ini akan terus digulirkan secara bertahap di berbagai titik desa, berdasarkan musyawarah desa dan skala prioritas warga. Pemerintah desa ingin memastikan pembangunan berpihak pada kebutuhan riil masyarakat.

Sekretaris Desa (Sekdes) Putri juga turut mengawal proses pembangunan dan memastikan anggaran digunakan secara efektif dan efisien.

Ridwan (45), warga yang telah puluhan tahun tinggal di RT 002, mengaku sangat bersyukur jalan kecil di depan rumahnya kini dibeton.

“Dulu kalau hujan, saya harus jalan pelan-pelan biar gak jatuh. Anak-anak yang bersepeda sering terpeleset. Sekarang alhamdulillah, jalannya sudah bagus. Terima kasih Pak Kades dan seluruh perangkat desa,” ujarnya sambil tersenyum lebar.

Proyek ini menjadi bukti nyata kepemimpinan Uwes Wijaya sebagai Kepala Desa Gunung Sari dan Sekdes Putri. Mereka menjadikan infrastruktur bukan sekadar slogan, melainkan langkah nyata dan berkelanjutan, sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Bupati Bogor Rudy Susmanto yang menginginkan semua jalan desa bebas dari kerusakan dan berlumpur.

Pembangunan Jalan RT 02 RW 06 ini adalah potret sederhana, tapi sarat makna: bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang dilandasi kebersamaan, kepedulian, dan kesungguhan.(Agung DS)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *