Bupati Bogor Harus Bongkar Rumah di Atas Sungai Milik Oknum Kades Tugu Utara

BOGOR – Terkait program dan kebijakan Gubernur KDM (Kang Dedi Mulyadi) dalam pembenahan bangunan disempadan sungai Ciliwung didukung para aktifis lingkungan juga aktifis anti korupsi.
Bahkan informasi yang didapatkan bangunan Villa liar atau tanpa IMB dihulu kawasan Puncak akan ditertibkan walau harus kontraflow dengan para pemiilik villa yang notabene juga para oknum pejabat dilevel pusat bahkan ada juga oknum aparat berbintang.
“Kalo yang bangunan milik kades Tugu Utara, ini pasti di eksekusi kata sekpri gubernur.
Ada 8 rumah yang mau di eksekusi terutama deket rumah kadesnya.

Malem ngomong pak Gubernur dan secepatnya untuk pembongkaran” kata Sumber kepercayaan Guberbur KDM pada media, Minggu (13/7).
Seperti diketahui bersama viralnya bangunan dan rumah milik Kades Tugu Utara diinformasikan dari kunjungan Gubernur langsung kelokasi di Chanel KDM.
“Pak Lurah mana? Pak Lurah rumahnya nyeberang sungai. Dua rumah bangunan di atas sungai,” terangnya.
Gubernur Jawa Barat pun sempat berkeliling di sekitar kediaman rumah Kades Tugu Utara.
“Villa, villa. Bangunan di atas sungai (sambil tangan menunjuk ke sejumlah bangunan yang berada di pinggir sungai),”kata KDM dengan senyuman tipis .
Sayangnya Kades Tugu Utara Bogor tidak ada di tempat, saat Dedi Mulyadi sudah sampai di kediamannya.
“Jadi kalau saya melihat di hulunya juga begini. Ini ada bangunan menyeberang sungai. Nanti saya kasih surat ke Bupati,”ucap KDM.
Sementara saat dihubungi media Bupati Bogor menanyakan foto bangunan rumah kades Tugu Utara .
“Ada foto rumahnya”tulis Bupati Bogor.
( Red03)



