PEMERINTAHAN

UPT Pengelolaan Sampah Wilayah IV Ciampea Retas Pioner Desa Cerdas Tangkal Sampah di Desa Purwasari

BOGOR – Masalah sampah dan penanggulannya secara masif dan mengakar hingga menjadi Budaya bersih dari sampah di Masyarakat Kabupaten Bogor sedang diretas dan digaungkan pada Tahun 2025 ini di UPT Pengelolaan Sampah Wilayah IV Ciampea yang mengcover 5 Kecamatan pelayanan .

Berdasarkan Peraturan Bupati Bogor Nomor 34 Tahun 2018, UPT PS dibentuk untuk melaksanakan tugas teknis operasional dalam pengelolaan sampah.

Wilayah kerja UPT PS Wilayah IV meliputi lima kecamatan:
Ciampea,Dramaga,Ciomas,Tenjolaya dan Tamansari.

Dengan tanggung jawab utama dalam pelayanan kebersihan dan ketatausahaan.

Saat berbincang dengan Kepala UPT PS Wilayah IV Ciampea ,Doni Romdoni bersama Kabid Agus Budi dan
Kepala Sub Tata Usaha Cecep Rudy Hadijaya, S. Sos.

Dalam kesempatan itu disampaikan beberapa program dan target sasaran dan rintisan langkah menangani persampahan yang ada.

” Hari ini walau tanggal merah dan libur kami bertiga sedang mencoba membuat program rintisan desa ditiap kecamatan wilayah UPT IV Ciampea dan ada unggulan terkait penanganan sampah di desa Purwasari Kecamatan Dramaga .

Dari tingkat desa dan rumah tangga kita mulai mengatasi masalah sampah ini secara sistematis dengan melibatkan warga masyarakat agar beban TPS Galuga dapat berkurang dan tidak over kapasitas lagi”ujar Kabid pengelolaan sampah Agus Budi pada media ,Jumat (27/6).

Dilanjutkan dia bahwa respon warga dan masyarakat di
5 kecamatan wilayah kerja UPT PS IV Ciampea perlu terus disosialisasikan oleh mitra media juga.

“Kami terus pantau kinerja armada yang ada yaitu 30 unit dengan 5 jumlah personil/ unit di 5 Kecamatan berarti ada 150 personil dilapang ini tentu butuh pantuan dan pengawasan terkait kepuasan pelayanan persampahan juga masalah yang ada ditiap harinya.

Adapun jika ada layanan yang tidak maksimal atau bahkan tidak tepat dilakukan maka tentu ada oknum yang tidak bekerja baik sesuai SOP kamipun akan melakukan evaluasi dan perbaikan serta pembinaan” tegas Doni Romdoni diperjelas Kabid ,Agus Budi.

Dari informasi berhasil dirangkum media,di UPT PS IV Ciampea berbagai program telah dilaksanakan secara rutin dan responsif demi menjaga kebersihan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah.

Berikut beberapa kegiatan unggulan UPT PS Wilayah IV Ciampea dalam kurun satu semester tahun 2025 yakni :

A. Pelayanan Pengangkutan Sampah Rutin
Petugas kebersihan secara konsisten melakukan pengangkutan sampah dari TPS dan tempat sampah warga.

Layanan ini dilaksanakan setiap hari sebagai bentuk komitmen menjaga lingkungan tetap bersih dan tertib.

B. Operasi Bersih Sampah Liar (Opsih)

Secara nyata UPT PS Wilayah IV menggelar aksi bersih di Jalur Lingkar Dramaga (JLD), Kecamatan Dramaga, untuk menangani sampah liar yang mencemari lingkungan.

Aksi ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga agar tidak membuang sampah sembarangan.

Dengan tujuan sasaran agar warga semakin sadar bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama.

C. Realisasi & Kolaboratif Operasi dibeberapa airan sungai bersama Kecamatan dan Desa.

Semisal dalam memperingati Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM), UPT PS Wilayah IV bekerja sama dengan aparat desa dan kecamatan dalam aksi bersih sungai guna mencegah penyumbatan aliran air yang dapat menyebabkan banjir didesa Cihideung Hilir,Kecamatan Ciampea.

D.Dalam beberapa hal yang bersifat penting dan urgen bahwa Respon Cepat Penanganan Sampah pun dilakukan seperti Pasca Banjir di Bojong Kulur
Atas instruksi Bupati Bogor, UPT PS Wilayah IV turut membantu pengangkutan sampah pasca banjir di Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam kondisi darurat.

E. Penyapuan Jalan oleh Petugas Pesapon
Petugas pesapon rutin menyapu jalan-jalan utama dari sampah, dedaunan, dan debu.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata menjaga keindahan, kesehatan, dan kenyamanan ruang publik.

Kinerja UPT PS Wilayah IV Ciampea pada satu semester 2025 menunjukkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengelola sampah dan menjaga lingkungan.

Diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi budaya kolektif warga Kabupaten Bogor ,khususnya warga di 6 kecamatan layanan UPT PS IV Ciampea dan secara meluas di 40 kecamatan, 19 kelurahan dan 416 desa.

(Red03)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *