RAGAM

Akar Desa Aceh Apresiasi Respons Cepat Pertamina dalam Menjamin Energi bagi Korban Banjir Sumatra

ACEH— Ketua Dewan Pimpinan Daerah Akar Desa Aceh, Muhamad Rahmat Suardi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pertamina yang dinilai telah menunjukkan respon cepat, tanggap, dan penuh kepedulian dalam memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi selama bencana banjir yang melanda Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.

Banjir besar yang terjadi beberapa hari terakhir telah merendam ribuan rumah, menutup akses jalan, memporak-porandakan fasilitas umum, serta memaksa ribuan warga mengungsi. Di tengah situasi genting tersebut, Pertamina hadir tidak hanya sebagai korporasi energi, tetapi sebagai representasi kehadiran negara yang melindungi rakyat.

Rahmat Suardi menegaskan bahwa pelayanan Pertamina sepanjang masa bencana telah menunjukkan jati diri perusahaan energi milik rakyat itu.

“Pertamina sekali lagi menunjukkan jati dirinya sebagai perusahaan milik rakyat. Di saat masyarakat menghadapi banjir besar, Pertamina memastikan distribusi BBM, LPG, dan energi lainnya tetap berjalan dengan aman dan terjangkau. Ini bukan sekadar pelayanan bisnis, tetapi wujud nyata pengabdian untuk rakyat,” ujarnya.

Menurut Rahmat, langkah Pertamina dalam mengamankan stok energi, menyiapkan skema distribusi alternatif, serta menurunkan tim siaga bencana mencerminkan orientasi kuat pada kepentingan publik. Kondisi berat akibat air yang merendam akses utama tidak menghentikan Pertamina untuk tetap memastikan energi sampai pada masyarakat yang membutuhkan.

Rahmat juga memberikan apresiasi khusus kepada pekerja Pertamina yang berada di lapangan.

“Para operator SPBU, pengemudi mobil tangki, hingga tim energi siaga bencana telah bekerja melampaui tugas rutin. Mereka menjaga suplai energi agar masyarakat tetap bisa memasak, menghangatkan diri, dan menjalankan aktivitas penyelamatan di posko-posko pengungsian. Mereka adalah garda terdepan yang sering tak terlihat,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa kerja para petugas Pertamina memiliki dampak langsung terhadap keselamatan masyarakat, terutama perempuan, anak-anak, lansia, dan kelompok rentan yang sangat bergantung pada stabilitas energi.

Dalam pernyataannya, Rahmat Suardi juga menekankan bahwa apa yang dilakukan Pertamina selaras dengan amanat konstitusi Indonesia mengenai pengelolaan sumber daya alam.

“Pelayanan Pertamina di tengah bencana adalah bukti bahwa energi dikelola sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Keberpihakan Pertamina terhadap desa, daerah pesisir, dan wilayah terdampak bencana menunjukkan komitmen yang sangat kuat terhadap keadilan energi,” tegasnya.

Rahmat menyatakan bahwa Akar Desa Aceh siap mendukung upaya memperkuat Pertamina sebagai perusahaan strategis nasional yang memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan ketahanan energi dan kedaulatan rakyat.

Lebih jauh, Rahmat mengajak seluruh elemen masyarakat—pemuda desa, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, hingga lembaga sosial—untuk memperkuat sinergi dalam membantu warga terdampak banjir dan memastikan pemulihan dapat berlangsung lebih cepat.

“Di tengah bencana, solidaritas adalah energi paling penting. Pertamina sudah menunjukkan teladan itu, dan kita harus bersama menjaga semangat gotong royong demi rakyat,” tutupnya.

Banjir yang melanda Sumatra menjadi ujian sekaligus pengingat bahwa kekuatan bangsa terletak pada kolaborasi. Di saat krisis melanda, kehadiran perusahaan milik rakyat seperti Pertamina, ditopang dukungan masyarakat dan pemuda desa, menjadi pilar utama bagi pemulihan kemanusiaan.(Agung DS)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *