RAGAM

Tumpukan Sampah Di Trotoar JL Raya Bogor, Camat : Akibat Juga TPA Galuga Di Hentikan

BOGOR – Dampak dan akibat adanya penghentian TPA Galuga pada penanganan sampah di kota Bogor ,dikecamatan Bogor Utara terlihat menonjol.

Dimana fakta adanya tumpukan Sampah di Trotoar sepanjang Jalan Raya Bogor KS Tubun, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor,pada Kamis (10/9).

Tentu hal ini dinilai melanggar aturan penempatan sampah dan menganggu pejalan kaki.

Selain itu Jalan Raya Bogor KS Tubun merupakan salah satu jalur utama yang menghubungkan wilayah Kota Bogor dengan kawasan Kabupaten Bogor.

Kondisi tersebut tentu menjadi wajah Kota Bogor yang kotor dah semerawut bagi masyarakat maupun pengendara dari luar daerah yang melintas.

Selain persoalan estetika dan kebersihan, pemanfaatan trotoar sebagai lokasi penempatan sampah juga patut menjadi perhatian pemerintah Kota Bogor .

Aktivis dan pengiat pemerintah meminta agar sampah di Kota Bogor ditangani serius pihak DLH dan Kecamatan.

“Sampah yang ini menjadi permasalah penting dan genting.

Pasca kebakaran TPA Galuga,tentu harus ada opsih atau program perencanaan dalam mengatasinya.

Nah jika mengunakan
Trotoar untuk tempat sampah di kecamatan Bogor Utara,maka tentu ada penyalah gunana fungsinya.

Sebab Trotoar itu fasilitas yang diperuntukkan bagi pejalan kaki dan seharusnya tidak kehilangan fungsi akibat persoalan pengelolaan sampah.

Dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 31 mengatur hak pejalan kaki atas ketersediaan fasilitas pendukung, termasuk trotoar, zebra cross, dan jembatan penyeberangan orang (JPO).

Artinya jika ada arahan apalagi memberatkan Trotoar dijadikan tempat pembuangan sampah maka ini fatal melanggar ” tegas Badarudin Batubaja,SH .

Selain itu penggunaan ruang trotoar untuk aktivitas yang mengganggu fungsi fasilitas tersebut juga telah diatur dalam ketentuan perundang-undangan.

Sementara pihak Camat Bogor Utara Riki Robiansah, S.STP, menyatakan benar ada tumpukan sampah di wilayah RW 03 Kelurahan Cibuluh.

” Sampah di pinggir jalan tersebut merupakan kondisi sementara lantaran armada pengangkut sampah mengalami keterbatasan akses menuju wilayah RT 01/RW 03.

Betul tumpukan sampah tersebut berada di jalur trotoar, yang nantinya akan diangkut oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Karena armada pengangkut sampah tidak dapat akses masuk ke wilayah RT 01 RW 03 tersebut.

Sebelumnya telah dikoordinasikan antara pihak kecamatan, DLH, Kelurahan Cibuluh serta pengurus RW setempat.

Dan warga sebenarnya telah diarahkan untuk mengoordinasikan sampah dan menampungnya di bak sampah yang berada di area permukiman.

Namun, karena persoalan akses, untuk sementara sampah ditempatkan di sisi jalan sebelum diangkut petugas DLH.

Itu sementara ditampung di area pinggir jalan tersebut yang nantinya akan diangkut langsung oleh petugas DLH karena keterbatasan akses area jalan saat ini” turut Riki Camat Bogor Utara.

Selain itu Riki ,Camat Bogor Utara mengakui adanya kemungkinan keterlambatan pengangkutan sampah.

“Salah satu faktor yang disebutnya turut memengaruhi adalah kondisi Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga yang saat ini mengalami penghentian sementara aktivitas tertentu, sehingga berdampak terhadap kelancaran pengangkutan dan pembuangan sampah.

Dan mungkin agak telat diangkut saja karena kondisi di TPAS Galuga saat ini pun sedang dihentikan sementara, jadi terhambat.

Kita akan berupaya mencari solusi agar persoalan pengelolaan sampah di wilayah tersebut tidak terus berulang.

Akan tetapi kami akan berusaha memperbaiki dan mencari solusi selanjutnya agar sistem pelaksanaan pembuangan sampah di wilayah tersebut lebih tertib dan nyaman.

Kondisi ini sekaligus menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah untuk memastikan persoalan keterbatasan akses armada tidak berujung pada beralihnya fungsi trotoar menjadi tempat penampungan sampah.

Sebab, selain menyangkut kebersihan kota, keberadaan sampah di fasilitas publik juga menyentuh hak masyarakat untuk memperoleh ruang pejalan kaki yang aman, nyaman, dan layak”katanya.

(AB)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *