Lepas Jabatan Dirtek Dikota Bogor ” Ardani Yusup” Dilantik Dirut PDAM Tirta Pandalungan Jember

BOGOR – Rekam jejak dan reputasi baik saat menjabat direksi Tirta Pakuan Kota Bogor dalam posisi Direktur Tehnik ternyata berlanjut dan terpilih mendapuk kursi Dirut di Tirta Pandalungan Jember, Jawa Timur.
Seperti diketahui tim investigasi bahwa sosok Ardani Yusup dikenal memberi pengaruh pada tim teknik distribusi dan jaringan di Kota Bogor saat penanganan beberapa kejadian besar seperti saat pipa HDPE Tirta Pakuan terkena imbas proyek Stasiun Batu tulis juga penanganan Tirta SPAM Katulampa dari hibah kementrian PUPR Pusat .
Tangan dingin sang mantan direktur teknik Kota Bogor,dinilai pengamat dan aktifis nasional bakal memberi dampak perubahan tepat dan cepat sesuai kebutuhan di Jember ,Jawa Timur.
‘Kami melihat dan pula memberikan dukungan penuh pada sosok Ardani Yusup dalam mengemban jabatan dan amanah selaku Dirut Tirta Pandalungan Jember saat ini.
Dimana tentu program pembangunan bupati Jember dapat berkolaborasi secara intensif dan tepat sasaran dalam pelayanan air bersih dikabupaten Jember”tegas Baharudin Batubaja,SH Forum Kajian TARUNA pada media,Jumat (31/7).
Sementara itu pihak pemerintah Kabupaten Jember telah melantik jajaran direksi Perumda Tirta Pandalungan dan Dewan Pengawas perusahaan daerah di Pendopo Wahyawibawagraha.
Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan kepengurusan baru harus mampu menghadirkan gebrakan yang inovatif agar BUMD semakin mandiri dan berdaya saing.Bupati Fawait menilai komposisi dewan pengawas dan direksi yang baru sudah ideal karena memadukan kalangan profesional dan aktivis yang memiliki pengalaman di bidangnya masing-masing. Sinergi seluruh jajaran diharapkan menjadi kekuatan baru untuk memajukan perusahaan daerah.
“BUMD memiliki dua fungsi utama.
Selain menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah, perusahaan daerah juga harus mampu meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah atau PAD.
Karena itu, saya memberikan waktu dua minggu kepada jajaran direksi dan dewan pengawas yang baru untuk menyusun kebijakan baru yang inovatif dan out of the box.
Pembaruan tersebut diharapkan mampu memperkuat kinerja perusahaan daerah, termasuk PD Perkebunan dan PDAM”kata Gus Fawait .
Selain itu dia menambahkan, tahun 2026 menjadi masa transisi bagi BUMD untuk membangun strategi yang lebih progresif.
” Saya menekankan, kebijakan yang disusun tidak harus bergantung pada APBD, tetapi dapat memanfaatkan berbagai sumber pendanaan lain yang sah sesuai ketentuan perundang-undangan.
Dengan langkah tersebut, BUMD diharapkan semakin mandiri, menjadi motor penggerak ekonomi daerah, sekaligus memberikan kontribusi lebih besar terhadap PAD Kabupaten Jember” papar dia.
Selain itu diketahui nama pejabat yang dilantik adalah Ardani Yusuf sebagai Direktur Utama, Rofiih sebagai Direktur Umum, dan Rendra Wirawan sebagai Direktur Teknis Perumdam Tirta Pandalungan.
Juga Turut dikukuhkan jajaran Dewan Pengawas BUMD, yakni Evi Lestari, Agus Nur Yasin, Gatot Triyono, Mudahar Abusiri, Yudi Hartono, dan Danang Andriasmara.
( Agus Bagja)



