RAGAM

Audensi Lanjutan LSM Harimau Brebes, PT Bukit Mas Beton Mangkir

BREBES – PT Bukit Mas Beton Tak Hadiri Klarifikasi, LSM Harimau dan Pemdes Bojongsari Kecamatan Losari.
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Harimau DPC Kabupaten Brebes menggelar audiensi lanjutan untuk klarifikasi bersama pihak PT Bukit Mas Beton (BMB) di Kantor Desa Bojongsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Kamis (21/05/2026).

‎Namun, agenda klarifikasi tersebut berakhir tanpa hasil setelah pihak PT Bukit Mas Beton tidak menghadiri pertemuan yang sebelumnya telah disepakati bersama.

‎Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Desa Bojongsari, Kapolsek Losari, serta anggota LSM Harimau. Para pihak mengaku kecewa lantaran sejak pagi hingga siang hari tidak ada satu pun perwakilan perusahaan yang hadir maupun memberikan keterangan resmi.


‎Kepala Desa Bojongsari, Turkim, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta audiensi atas ketidakhadiran pihak perusahaan dalam agenda klarifikasi tersebut.

‎“Kami selaku Pemerintah Desa Bojongsari hanya berupaya menjembatani agar pihak LSM Harimau dan PT Bukit Mas Beton dapat bermusyawarah dengan baik. Kami juga sudah mencoba menghubungi pihak perusahaan melalui pesan WhatsApp, namun tidak ada balasan,” ujarnya.

‎Ketua DPC Brebes LSM Harimau, Edi Sucipto, mengaku sangat menyayangkan sikap PT Bukit Mas Beton yang dinilai tidak kooperatif meski sebelumnya telah dibuat berita acara terkait agenda pertemuan tersebut.

‎Menurutnya, tuntutan yang disampaikan pihak LSM bukan untuk menghambat aktivitas perusahaan, melainkan meminta agar seluruh proses operasional, termasuk perizinan pengeboran dan produksi, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

‎Selain itu, pihaknya juga meminta perusahaan menghentikan pengambilan air dari saluran irigasi Kali Sapi yang selama ini digunakan untuk kebutuhan para petani di wilayah tersebut.

‎“Kami hanya meminta agar semua perizinan dilengkapi sesuai aturan pemerintah dan penggunaan air irigasi untuk produksi beton dihentikan karena air tersebut dibutuhkan masyarakat, khususnya petani,” kata Edi.

‎Sementara itu, Kapolsek Losari mengimbau seluruh pihak agar tetap menjaga situasi kondusif dan menyelesaikan persoalan melalui mekanisme klarifikasi serta musyawarah.

‎Ia berharap apabila audiensi kembali digelar, seluruh pihak dapat hadir sehingga persoalan yang menjadi perhatian masyarakat dapat diselesaikan secara baik dan terbuka.
‎(Tholib)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *