PEMERINTAHAN

Status Siaga Banjir dan Longsor Resmi Berakhir, BPBD Balangan Fokus Hadapi Kemarau

BALANGAN – Masa status darurat siaga bencana banjir, angin puting beliung, dan tanah longsor (batingsor) di Kabupaten Balangan resmi dinyatakan berakhir.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, H Rahmi, mengatakan bahwa intensitas bencana tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Hanya tercatat tujuh kejadian banjir ringan yang disebabkan oleh kenaikan debit air secara singkat.

“Alhamdulillah, tahun ini kondisi relatif aman. Tidak sampai mendirikan posko maupun dapur umum. Kenaikan debit air di beberapa titik hanya berlangsung sebentar, paling lama satu hari,” ujar Rahmi saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (2/7).

Menurut Rahmi, berkurangnya dampak bencana tak lepas dari dua faktor utama. Pertama, tidak adanya tabrakan kiriman air dari wilayah lain.

Kedua, meningkatnya kesadaran masyarakat yang sebelumnya telah mendapatkan edukasi tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana. “Peran warga cukup besar. Sosialisasi dan pelatihan yang selama ini kita lakukan mulai menunjukkan hasil positif,” tambahnya.

BPBD Balangan berkomitmen untuk terus memperkuat upaya mitigasi dan edukasi kebencanaan. Tujuannya agar masyarakat lebih siap menghadapi potensi bencana, baik saat musim hujan maupun kemarau.

“Perubahan cuaca makin sulit diprediksi. Kadang ekstrem, ada kalanya dipengaruhi La Nina atau El Nino. Karena itu, penanganan juga harus menyesuaikan dengan kondisi yang ada,” jelas Rahmi.

Dengan berakhirnya musim hujan, BPBD kini mulai mengalihkan perhatian ke musim kemarau yang diperkirakan mulai terjadi akhir Juli. Pihaknya bersiap menetapkan status siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai antisipasi dini.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait dan relawan untuk kesiapan menghadapi musim kering, agar risiko karhutla bisa ditekan,” tutupnya. (AKHMAD SIDIK)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *