DPC GMNI Kabupaten Bekasi Resmi Dilantik

Bung Reirisky Tegaskan, Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!
BEKASI – Semangat perjuangan kaum marhaenis kembali digaungkan di Bumi Patriot. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Bekasi secara resmi dilantik oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI, dalam sebuah seremoni khidmat yang digelar di Primebiz Hotel, Cikarang Selatan, pada Minggu (1/6/2025).
Acara pelantikan tersebut turut dihadiri oleh berbagai unsur organisasi, tokoh mahasiswa, dan aktivis pergerakan. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP GMNI, Bung Arjuna Putra Aldino, DPC GMNI Kabupaten Bekasi kini resmi dipimpin oleh Bung Mustakim sebagai Ketua DPC yang baru.

Dalam pidato pelantikannya, Bung Mustakim menyampaikan komitmennya untuk menjadikan GMNI sebagai garda terdepan dalam membela hak-hak rakyat kecil, khususnya di Kabupaten Bekasi.
“Kami pastikan GMNI hadir untuk membela dan mengadvokasi hak-hak kaum marhaen yang selama ini kerap diabaikan oleh sistem. Kami akan berdiri bersama rakyat dan mengawal setiap bentuk ketidakadilan yang terjadi,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Politik, Bung Reirisky, menyampaikan pesan keras kepada seluruh pejabat publik di Kabupaten Bekasi dan sekitarnya agar tidak bermain-main dengan kepentingan rakyat.
“Jangan main-main dengan hak rakyat! Kami GMNI akan selalu menjadi mata dan telinga masyarakat. Setiap bentuk penyimpangan, korupsi, dan pengkhianatan terhadap rakyat akan kami lawan,” ujar Bung Reirisky dalam pernyataan tegasnya yang disambut tepuk tangan hadirin.
Ia juga menambahkan bahwa GMNI Kabupaten Bekasi tidak hanya akan menjalankan fungsi kontrol sosial, tetapi juga mendorong penguatan kapasitas kader dan menciptakan ruang-ruang intelektual di kalangan mahasiswa.
“Pasca pelantikan ini, kami akan langsung bekerja. Kami akan menggelar berbagai kegiatan pendidikan politik, pelatihan kaderisasi, dan diskusi ideologi. GMNI bukan sekadar organisasi, melainkan gerakan ideologis yang menjunjung tinggi nilai-nilai nasionalisme dan marhaenisme Bung Karno,” lanjutnya.
Dalam suasana yang penuh semangat, pelantikan DPC GMNI Kabupaten Bekasi menjadi momentum penting bagi gerakan mahasiswa di wilayah Bekasi, yang selama ini dinilai minim suara kritis terhadap kebijakan-kebijakan publik.
Bung Arjuna Putra Aldino selaku Ketua Umum DPP GMNI turut mengingatkan bahwa pelantikan ini bukan hanya seremoni formal, tetapi amanah perjuangan yang harus dilaksanakan dengan dedikasi tinggi dan konsisten.
“GMNI adalah rumah ideologi. Setiap kader adalah pejuang yang harus siap turun ke akar rumput. Jangan puas dengan ruang diskusi, turunlah ke lapangan, dengarkan suara rakyat, dan jadilah solusi bagi mereka,” tegasnya dalam sambutan DPP.
Pelantikan ini juga sekaligus menjadi bagian dari refleksi Hari Lahir Pancasila, yang jatuh pada tanggal 1 Juni, menegaskan peran GMNI sebagai organisasi mahasiswa yang konsisten menjaga ideologi negara dan memperjuangkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Dengan struktur kepengurusan baru yang solid dan semangat pembaruan, GMNI Kabupaten Bekasi siap tampil lebih progresif dan militan dalam mengawal demokrasi, mengkritisi kekuasaan, serta mengedukasi masyarakat untuk menjadi warga negara yang sadar politik dan hak-haknya.
“Kami bukan hanya simbol perlawanan, tapi akan menjadi kekuatan strategis dalam pembangunan masyarakat yang adil dan berdaulat,” tutup Bung Mustakim.(Agung DS)



