Kabupaten Bogor Butuh Intervensi Presiden Soal Program Penghijauan & Hutan Kota

BOGOR – Melihat situasi dan kondisi dibeberapa wilayah dikabupaten Bogor terkait lingkungan hidup dan lahan terlantar yang tidak berguna.
Yang saat ini sering terjadi bencana baik longsor ,banjir dan kejadian diakibat bencana alam akibat tata kelola dan alih fungsi lahan yang dilakukan pihak-pihak oknum tertentu.
“Kami minta presiden untuk juga turut memperhatikan situasi dan kondisi kabupaten Bogor secara langsung.
Ini adalah cermin dan etalase nasional ,dimana presiden saat ini memilih aktifitas di Cikoneng,Hambalang Kabupaten Bogor.
Artinya secara politis maupun strategis ada kewajiban atas layanan masyarakat lebih baik didalam keterjangkauan akses dan kualitas hidup serta kehidupan diruang publik” ujar Mad Kelix ,divisi Survey dan litbang.
Diain hal maka Forum kajian TARUNA, meminta presiden untuk langsung turun tangan.
“Ini rumah dan ruang publik lebih luas soal jabatan memimpin kabupaten Bogor.
Bedakan ruang politik murni diparlemen dengan memimpin kabupaten Bogor secara luas.
Bahwa retorika politik memang efektif didalam pendekatan ilmu komunikasi dilevel masyarakat bawah dalam arus politik murni.
Tapi untuk melayani semua masyarakat dikabupaten Bogor dengan jabatan politis baru yakni Kepala daerah tentunya pola komunikasi harus dirubah dan disadari sejak dini”paparnya.
Lebih jauh,Mad Kelik mengungkapkan program saat ini yang populer dan menjadi pusat perhatian luas adalah soal penanganan dan tata kelola lingkungan yang tepat dikabupaten Bogor.
Sehingga langganan bencana setiap tahun harus diminimalkan dan disusun rencana pembangunan yang berbasis ramah lingkungan.
“Kebijakan umum dan rencana pembangunan strategis Kabupaten Bogor harus bertumpu pula pada keseimbangan dan tata kelola lingkungan.
Wacana hutan kota dalam mengembalikan fungsi lahan terlantar itu amat baik jika dilakukan benar oleh Bupati dan sekda.
Hutan kota itu baik dan tepat bisa berfungsi serapan yang baik untuk mencegah banjir dan bencana alam dikabupaten Bogor yang telah menelan korban jiwa manusia puluhan orang disekabupaten Bogor,selain korban harta dan kerugian lainnya.
Wacana yang baik bahkan terencana dalam program strategis tingkat kabupaten Bogor,soal hutan kota dan juga Penghijauan disemua kawasan Bogor
harus pula sampai ke presiden jika memang terkendala anggaran dalam realisasinya.
” Kami tentu akan pula berjuang agar ada perhatian dan interpensi presiden Prabowo agar Hutan Kota dan Penghijauan terlaksana dikabupaten Bogor,tempat dan rumah bagi presiden juga.
Kami yakni presiden Prabowo akan peduli atas program ini jika terbentur anggaran kabupaten Bogor baik Bupati dan sekda dalam pelaksanaannya.
Kepala negara ataupun daerah akan terbangun trust publik atas kepercayaan publik jika dua program ini terlaksana apalagi dirumah dan tempat mukim presiden sendiri ,masa pak Prabowo Subianto tidak peduli”tegas Mad Kelix.
Lebih dalam forum Kajian Taruna ,menekankan keseriusan atas setiap sikap ,perilaku dan kebijakan kepala negara juga kepala daerah dalam dua hal strategis ini agar tidak hanya retorika politik apalagi lips servis sebab masyarakat bawah pasti akan menagih setiap janji pemimpinnya.
Dimana napas dan keinginan masyarakat untuk maju dan bangkit secara masif terbukti dengan dinamika politik didesa Bojongkulur kecamatan Gunung Putri dimana masyarakat berdemo menuntut sang kades mundur.
Bahkan secara nasional Masyarakat kabupaten Pati pun melengserkan Bupati atas kebijakan penetapan pajak daerah yang sewenang-wenang.
( Red03)



