SFC Way Tenong Hentikan BNS 4–2, Angkat Trofi Futsal KONI Expo Lambar 2026

LAMPUNG BARAT — GOR Aji Saka Sekuting Lampung Barat bergemuruh. Partai puncak Futsal KONI Expo Lampung Barat 2026 berlangsung panas dan penuh gengsi. Simpang Futsal Club (SFC) Way Tenong akhirnya keluar sebagai kampiun setelah menundukkan SMA Bandar Negeri Suoh (BNS) dengan skor meyakinkan 4–2, Rabu (16/9/2026).
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung memperagakan permainan cepat. Adu serangan dan jual beli peluang mewarnai pertandingan. SFC Way Tenong tampil efektif dalam memanfaatkan peluang hingga akhirnya mencetak empat gol dan memastikan gelar juara.
SMA BNS yang tampil penuh determinasi hanya mampu membalas dua gol. Skor 4–2 bertahan hingga pertandingan berakhir dan mengantarkan SFC Way Tenong menjadi juara kategori U17.
Drama perebutan posisi ketiga juga tak kalah menarik. Enemy berhasil menaklukkan Volkanos dengan skor tipis 3–2. Hasil tersebut menempatkan Enemy sebagai juara ketiga, sementara Volkanos harus puas berada di posisi keempat.
Laga penentuan tersebut dipimpin oleh jajaran wasit Suyono Deny, Totok Koko, Bambang, Elga dan Huda.

Tiga Kategori, Empat Juara.
Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Futsal Lampung Barat Hendri Purna mengatakan, kompetisi Futsal KONI Expo 2026 mempertandingkan tiga kategori, yakni U12, U17 dan Putri Umum.
Pada kategori U12, juara pertama diraih Mebius, disusul Chitonk sebagai juara kedua, Mata Elang juara ketiga dan Sadulur di posisi keempat.
Untuk kategori U17, SFC Way Tenong tampil sebagai juara pertama, SMA BNS juara kedua, Enemy juara ketiga dan Volkanos menempati posisi keempat.

Sedangkan kategori Putri Umum, juara pertama diraih Kanaya, juara kedua Nemo, juara ketiga Manis, dan Mata Elang berada di posisi keempat.
Menurut Hendri, keberadaan tiga kategori tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas ruang kompetisi sekaligus mendorong regenerasi atlet futsal di Lampung Barat.
“Kami memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang sudah bertanding dengan semangat dan sportivitas. Kompetisi ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi juga bagaimana kita membangun mental bertanding dan mencari bibit-bibit pemain potensial untuk masa depan futsal Lampung Barat,” ujar Hendri.

Total Hadiah Rp30 Juta
Usai seluruh pertandingan rampung, para juara menerima piala, piagam penghargaan, medali serta uang pembinaan.
Total uang pembinaan yang disiapkan dalam event tersebut mencapai Rp30 juta.
Ketua Umum KONI Lampung Barat Muhammad Irfan mengatakan, kompetisi tersebut merupakan bagian dari semangat KONI Expo 2026 dalam memberikan ruang kepada para atlet untuk berkompetisi sekaligus memperlihatkan kemampuan terbaik mereka.
“Kita ingin KONI Expo menjadi ruang bagi atlet untuk berkompetisi, mengukur kemampuan dan mendapatkan pengalaman bertanding. Dari sini kita bisa melihat potensi-potensi atlet yang dapat terus dibina,” kata Irfan.
Ia berharap momentum tersebut tidak berhenti setelah pertandingan selesai. Pembinaan dan kompetisi yang berkesinambungan dinilai penting untuk menjaga regenerasi atlet serta meningkatkan prestasi olahraga Lampung Barat.
Bagi SFC Way Tenong, kemenangan 4–2 atas BNS menjadi penutup manis perjalanan mereka di kategori U17. Trofi juara pun resmi dibawa pulang ke Way Tenong, setelah melewati persaingan yang mempertemukan tim-tim futsal dari berbagai wilayah di Lampung Barat.
KONI Expo 2026 pun kembali mencatat satu cerita: dari lapangan futsal, muncul talenta-talenta muda yang tengah menulis langkah awal menuju panggung prestasi yang lebih besar. (DELPAN)



