Satu Hektar Hutan Kota Ditanam di Klapanunggal, Upaya Nyata Tekan Banjir dan Wujudkan Bogor Hijau

BOGOR — Upaya menjaga keseimbangan lingkungan dan mengantisipasi bencana hidrometeorologi terus diperkuat di Kabupaten Bogor. Salah satunya melalui penanaman pohon satu hektar hutan kota yang dilaksanakan di Kampung Cibugis RT 01/RW 05 Dusun 3, Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, pada Kamis (5/2/2026).
Kegiatan ini menjadi simbol komitmen bersama pemerintah dan masyarakat dalam merawat alam, di tengah meningkatnya curah hujan ekstrem yang kerap memicu banjir dan longsor di sejumlah wilayah Bogor.
Acara tersebut dihadiri Camat Klapanunggal Galuh Sri Wahyuni, S.STP., M.M., Kepala Desa Klapanunggal Ade Endang Saripudin yang akrab disapa Kades Gonon, perwakilan Bappenda, Danramil Klapanunggal, Polsek Klapanunggal, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPD Klapanunggal, Satpol PP, Danton Linmas serta anggotanya, staf Kecamatan dan perangkat Desa Klapanunggal, para kepala dusun, ketua RW dan RT, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Camat Klapanunggal Galuh Sri Wahyuni, menegaskan bahwa penanaman pohon satu hektar ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari strategi ekologis jangka panjang.
“Penanaman pohon ini sangat penting sebagai kawasan resapan air. Saat curah hujan tinggi, air bisa diserap oleh tanah melalui perakaran pohon, sehingga mengurangi risiko banjir. Selain itu, ini adalah bagian dari program dan instruksi Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto, untuk mewujudkan Bogor yang bersih dari udara kotor, sejuk, dan asri,” ujar Galuh Sri.

Sementara itu, Kades Klapanunggal Ade Endang Saripudin (Gonon) menekankan bahwa kegiatan ini lahir dari keprihatinan atas kondisi lingkungan yang semakin rentan akibat perubahan iklim dan curah hujan yang tinggi.
“Penanaman bibit pohon satu hektar ini kami lakukan sebagai ikhtiar nyata untuk mengurai potensi bencana banjir dan longsor. Dengan udara yang lebih sejuk dan lingkungan yang hijau, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Gonon.

Ia menambahkan, program penanaman pohon tidak akan berhenti di Kampung Cibugis saja.
“Ke depan, penanaman pohon satu hektar ini akan terus kami lakukan di titik-titik lain di wilayah Desa Klapanunggal,” tegasnya.
Penanaman bibit pohon dilakukan secara gotong royong oleh seluruh unsur yang hadir, mulai dari perangkat desa, unsur kecamatan, Bappenda, BPD, TNI-Polri, Satpol PP, Linmas, hingga warga setempat. Kolaborasi lintas sektor ini mencerminkan kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama.
Bagi warga Kampung Cibugis, keberadaan hutan kota ini diharapkan menjadi “tameng alami” yang melindungi desa dari ancaman bencana, sekaligus menghadirkan ruang hijau yang menyejukkan dan menyehatkan bagi generasi mendatang.(Agung DS)



