PEMERINTAHAN

Rapat Paripurna DPRD Balangan Bahas Evaluasi Kinerja dan Rekomendasi APBD 2024

BALANGAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Balangan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Balangan Tahun Anggaran 2024, pada Senin, 14 April 2025 pukul 11.00 WITA di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Balangan.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Balangan, Hj. Lindawati, S.Sos, didampingi Wakil Ketua II Syamsudinoor dan Sekretaris Dewan H. Thamrin, S.Ag., S.E., M.AP. Kegiatan dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, dan sambutan Ketua DPRD.

Linda menyampaikan bahwa pada rapat sebelumnya, Bupati Balangan telah menyampaikan LKPj tahun anggaran 2024. Atas hal ini, DPRD Balangan memberikan rekomendasi dan masukan terkait LKPj tersebut.

“Setelah melakukan pembahasan bersama SKPD-SKPD terkait, hari ini dapat kami sampaikan rekomendasi-rekomendasi dengan tujuan dapat dijadikan bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam pembangunan ke depan,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, perwakilan DPRD Kabupaten Balangan Ahmad Fauzi, S.Hut menyampaikan tanggapan terhadap LKPj Bupati Balangan Tahun Anggaran 2024. Ia menegaskan bahwa mekanisme Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (PPAPBD) merupakan bagian penting dari siklus pengelolaan keuangan daerah. Menurutnya, DPRD dari berbagai fraksi seperti Golkar, PPP, PDIP, Nasdem, PKS, PAN, dan Gerindra menyatakan kesiapan untuk membahas Rancangan Perda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD bersama pemerintah daerah secara komprehensif.

Ahmad Fauzi juga menyampaikan bahwa realisasi keuangan dan kegiatan sejumlah SKPD masih rendah, bahkan sebagian berada di bawah 50%. Ia merekomendasikan agar pembinaan tenaga teknis tidak hanya terpusat di BKPSDM, melainkan juga dilimpahkan ke SKPD terkait. Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), disarankan agar pemerintah memanfaatkan laboratorium daerah dan melakukan kajian investasi keuangan secara lebih variatif. DPRD juga merekomendasikan agar anggaran dari kegiatan yang tidak maksimal digeser ke program yang lebih bermanfaat.

Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas rekomendasi DPRD. Ia menyebut masukan-masukan tersebut sangat penting dalam rangka perbaikan kinerja pemerintahan serta penguatan sinergi pembangunan di tahun-tahun mendatang.

“Tahun 2025 adalah awal dari masa tugas kami memimpin Balangan kembali. Ibaratnya kita sedang memulai perjalanan panjang. Maka sangat penting untuk memiliki persepsi yang sama terhadap tantangan maupun kebijakan strategis, agar kita bisa melangkah bersama dan menyelesaikan berbagai persoalan dengan program pembangunan yang nyata dan berkelanjutan,” ucapnya.

Rapat Paripurna kemudian ditutup dengan harapan agar sinergi antara eksekutif dan legislatif dapat terus terjaga dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat Kabupaten Balangan.

Bukan hanya itu, DPRD Balangan juga memberikan rekomendasi peningkatan di berbagai sektor, seperti sektor kesehatan, pertanian, dan sosial. DPRD Balangan mengharapkan, rekomendasi-rekomendasi tersebut dapat menjadi bahan pikiran bagi pemerintah daerah untuk Balangan yang lebih maju ke depannya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Balangan Hafiz Ansyari menyarankan terkait masih besarnya SIlpa agar Dinas betul betul membuat anggaran secara efektif dan membuat team percepatan mulai perencaan sampai program terealisasi, selain itu juga diharapkan adanya peningkatan SDM supaya tidak ada kendala di setiap SKPD. “Lambannya memulai pekerjaan fisik di banyak SKPD sehingga pekerjaan hampir menumpuk diakhir tahun hendaknya dievaluasi. Karena ini berdampak pada kuantitas kualitas pekerjaan,” tegas Hafiz Ansyari. (AKHMAD SIDIK)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *