PENDIDIKAN

ORANG TUA SISWA SDN PATARUMAN TOLAK GURU AGAMA NON ISLAM

CIANJUR – Nana Munawir Sajali M.Pd. selaku kepala sekolah serta Eman Sulaeman S.PD.i ketua komite sekolah SDN Pataruman,undang orang tua siswa untuk berembuk mencari solusi tentang wacana keuinginan pendeta agar di sekolah tersebut diadakan guru agama khusus diluar agama islam.

Kedatangan orang yang mengatakan/mengatasnamakan perwakilan dari bimas gereja propinsi jawa barat. yang juga merupakan seorang pendeta di kabupaten Cianjur.

Pertemuan para orang tua murid beserta perwakilam dari dinas pendidikan,para ketua rt dan rw wilayah sekitar lokasi SDN Pataruman berlangsung penuh hikmah serta kekeluargaan.

Meski ada sedikit perdebatan namun dalam musyawarah tersebut Alhamdulillah bisa selesai dengan masing-masing fihak bisa menerima keputusan nya.

Musyawarah orang tua siswa dihadiri oleh kurang lebih 200 orang tua murid yang hadir.

Selain orang tua murid yang hadir.
Acara tersebut juga dihadiri tokoh-tokoh wilayah kelurahan sayang.
Hadir diantara nya.
1.Wiji Eko Pambudhi .S.STP.MM lurah kelurahan Sayang.
2.AIPTU H.ACEP SH selaku Babinkamtibmas kel Sayang
3.SERDA DENI INDARSYAH selaku Babinsa kel Sayang
4, Perwakilan dinas pendidikan.

  1. Herman ketua Rw 19 serta para ketua Rt sekitar ke rw an 19 kelurahan sayang serta rt yang ada sekitar lokasi sekolah SDN Pataruman

Adanya undangan untuk rapat komite dengan orang tua siswa berawal dari datang nya tamu ke fihak sekolah yang ingin agar di sekolah tersebut diadakan Guru khusus untuk mengajar Agama diluar agama islam.

Tamu tersebut sudah datang beberapa kali dan sudah beberapa kali pula keuinginan tersebut ditolak secara halus.

Namun beberapa kali pula perwakilan pendeta datang yang pada akhirnya nya permasalahan tersebut sampai ketelinga Dinas pendidikan.

Yang pada akhir nya kepala sekola beserta komite sekolah mau tidak mau suka tidak suka permasalahan ini harus diberitahukan juga kepada seluruh orang tua siswa.

Logika nya memang Muslim mayoritas 80% apalagi di SDN Pataruman ini para orang tua murid hampir 99% adalah beragama islam/Muslim. Kenapa harus ada guru agama lain kalau mayoritas Muslim, kecuali di daerah minoritas.

Keadaan kami para pengajar dan para orang tua serta para siswa sedang baik-baik saja dan kami tidak membedakan satusama lainnya.
Dan kami tidak ingin ada permasalahan satusama lainya.

Dan Alhamdulillah pada akhir pendeta dan suster mengerti situasi dan kondisi sekolah serta para siswa bisa kembali belajar seperti biasa tanpa ada masalah.

Hasil dari keputusan tersebut
1.Tidak ada guru agama diluar agama Islam yg mengajar di SDN Pataruman
2.Ada pendidikan khusus untuk 9 orang murid yang beragama di luar agama Islam,tapi mengajar nya di tempat lain(bukan diwilayah SDN Pataruman.

Eman Sulaeman S.pdi dan juga Nana Munawir Sajali M.Pd selaku kepala sekolah serta ketua komite sekolah merasa lega dengan hasil pertemuan tersebut.

Meski berat dan penuh tantangan permasalahan tersebut akhirnya bisa diselesaikan secara sadar dan para perwakilan dari gereja pun bisa menerima dengan kenyataan nya bahwa orang tua siswa SDN Pataruman menolak dengan tegas akan ada nya guru agama di luar Agama Islam..

Asep lukman Biro Tipikorinvestigascjr

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *