PEMERINTAHAN

KONI Lampung Barat Susun Program Strategis Pembinaan Olahraga Periode 2026–2030

Momentum Sinergi antar Pengurus dan Cabang Olahraga untuk Peningkatan Prestasi Atlet Daerah

LAMPUNG BARAT – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lampung Barat mulai menyusun arah kebijakan dan program strategis pembinaan olahraga untuk periode 2026–2030. Penyusunan tersebut dilakukan melalui Rapat Kerja (Raker) yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Lampung Barat, Senin (18/5/2026).

Raker dihadiri Ketua Umum KONI Lampung Barat M. Irfan Fadilah Mabsus, Ketua Harian Padang Prio Utomo, Sekretaris Vicky Andreas Fiqrulloh, Bendahara Agus Eka Wijaya, para wakil ketua, serta jajaran pengurus KONI dan cabang olahraga (cabor).

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sistem pembinaan olahraga sekaligus merumuskan program prioritas guna meningkatkan prestasi atlet daerah di tingkat provinsi maupun nasional.

Ketua Umum KONI Lampung Barat, Irfan Fadilah Mabsus, menegaskan bahwa rapat kerja merupakan momentum strategis untuk menyatukan visi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan olahraga di daerah.

“Raker ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi forum konsolidasi untuk menyusun langkah konkret dalam meningkatkan prestasi olahraga Lampung Barat secara terarah dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, tantangan pembinaan olahraga ke depan semakin kompleks, terutama dalam menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung dan kompetisi lainnya. Karena itu, diperlukan program yang terukur, realistis, dan berkesinambungan.

Dalam forum tersebut, sejumlah program prioritas mulai dibahas, antara lain pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, penguatan kelembagaan cabang olahraga, serta strategi peningkatan prestasi menuju Porprov Lampung mendatang.

Selain itu, setiap bidang diminta menyusun rencana kerja jangka pendek, menengah, dan panjang sebagai pedoman organisasi selama masa kepengurusan 2026–2030.

Irfan menekankan bahwa keberhasilan pembinaan olahraga membutuhkan sinergi antara KONI, pemerintah daerah, cabang olahraga, pelatih, dan atlet.

“Prestasi tidak lahir secara instan. Dibutuhkan pembinaan yang konsisten dan terarah serta dukungan semua pihak,” katanya.

Raker juga membahas evaluasi program sebelumnya, termasuk berbagai kendala yang dihadapi dalam proses pembinaan atlet di daerah.

Melalui forum ini, KONI Lampung Barat menargetkan lahirnya rekomendasi program kerja yang tepat sasaran serta mampu mendorong peningkatan prestasi atlet secara optimal.

Rapat kerja ditutup dengan penetapan sejumlah rekomendasi prioritas dan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi dalam memajukan olahraga Lampung Barat selama lima tahun ke depan. (DELPAN)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *