JUSTICIA

OTT KPK Guncang Tulungagung! Bupati Gatut Sunu Wibowo Digelandang ke Jakarta, 16 Orang Diamankan

JAKARTA– Langit politik Kabupaten Tulungagung mendadak gelap. Aparat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan taringnya. Dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan pada Jumat malam (10/04), Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, resmi diamankan bersama 15 orang lainnya.

Penangkapan ini sontak mengguncang publik. Sosok yang selama ini dikenal sebagai pemimpin daerah, kini harus menghadapi proses hukum di gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan kabar tersebut.
“Benar, OTT Bupati Tulungagung,” ujarnya singkat namun tegas saat dikonfirmasi awak media, Jumat malam.

Tak butuh waktu lama, KPK langsung bergerak cepat. Pada Sabtu pagi (11/04/2026), Gatut Sunu telah tiba di Jakarta.
“Pagi ini, tim membawa Bupati Tulungagung ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Bupati tiba di gedung KPK Merah Putih sekitar pukul 06.50 WIB,” jelas Budi.

Menurutnya, proses hukum masih terus berkembang. Sejumlah pihak lain yang turut diamankan dalam OTT tersebut masih dalam perjalanan menuju Jakarta dan dijadwalkan tiba siang hari untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Nama Gatut Sunu Wibowo bukanlah sosok asing di Tulungagung. Lahir di Desa Gandong, Kecamatan Bandung, pada 17 Desember 1967, Gatut dikenal sebagai figur pekerja keras yang meniti karier dari nol.

Ia mengenyam pendidikan dari SD hingga SMA di Tulungagung, sebelum meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Merdeka Malang pada 1992. Semangat belajarnya tak berhenti di sana, ia bahkan menyelesaikan studi Magister Ekonomi di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung pada 2023.

Sebelum terjun ke dunia politik, Gatut lebih dulu dikenal sebagai pengusaha material bangunan yang sukses, dengan jaringan usaha yang menjangkau Tulungagung hingga Trenggalek.

Langkah politiknya dimulai saat bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) pada 2021. Di tahun yang sama, ia terpilih sebagai Wakil Bupati mendampingi Maryoto Birowo.

Namun dinamika politik menjelang Pilkada 2024 mengubah arah perjalanan kariernya. Tak lagi diusung PDIP, Gatut maju dengan dukungan koalisi Partai Gerindra, Partai Golkar, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

OTT ini bukan sekadar penangkapan—ini adalah tamparan keras bagi kepercayaan masyarakat. Di tengah harapan akan pemerintahan yang bersih, kasus ini kembali membuka luka lama tentang praktik korupsi di daerah.

Publik kini menanti langkah tegas KPK dalam mengungkap kasus ini secara terang benderang. Apa sebenarnya yang terjadi di balik operasi senyap tersebut? Siapa saja yang terlibat? Dan yang paling penting—apakah ini akan menjadi titik balik bagi perbaikan tata kelola pemerintahan di Tulungagung?

Satu hal yang pasti, drama ini belum berakhir. KPK masih terus mendalami kasus, dan sorotan publik kini tertuju penuh ke gedung Merah Putih. Indonesia kembali diuji—antara harapan dan kenyataan pahit pemberantasan korupsi.(ADS)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *