Kominfo Keerom Bangun BTS 4G di 76 Lokasi Perbatasan dan Pedalaman

KEEROM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Keerom Propinsi Papua membangun 76 Base Transceiver Station (BTS) di lokasi Perbatsan dan Pedalaman guna meningkatkan jaringan internet daerah setempat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Keerom Megiken Bangun, SE mengatakan pembangunan 76 BTS merupakan dukungan dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) RI melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).
“Tentunya dengan dukungan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) tetapi sudah berubah nama menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) sangat membantu pelayanan internet khususnya di wilayah terdepan, terluar dan tertinggal (3T),” katanya.
Menurutnya, dengan adanya menara BTS maka masyarakat terbantu dalam memperoleh pelayanan internet meskipun kapasitasnya masih terbatas.
“Dengan adanya dukungan menara BTS masyarakat yang belum bisa mengakses jaringan internet di Kabupaten Keerom sudah bisa menggunakannya walaupun ada keterbatasan sesuai apa yang diberikan Kemkomdigi,” katanya.
“Pemkab Keerom berupaya menjawab kebutuhan warga distrik pedalaman dan perbatasan untuk mendapatkan komunikasi jaringan telepon seluler,” kata Salmon.
Ia mengakui, terpenuhi sarana prasarana tenologi informasi menjadi salah satu indikator untuk mengukur tingkat keberhasilan pembangunan di wilayah setempat.
Dinas Infokom sebagai satuan perangkat kerja daerah, menurut Megiken Bangun, berkomitmen untuk menyediakan fasilitas teknologi informasi dalam mengekspose kebijakan visi misi Bupati dalam mewujudkan Keerom yang mandiri dan sejahtera.
“Dengan pemasangan menara BTS baru di berbagai titik strategis diharapkan membawa perubahan bagi pembangunan teknologi informasi di Kabupaten Keerom,” katanya.
Beberapa warga mengakui, ketersediaan kebutuhan jaringan HP sudah sangat mendesak diperlukan warga perbatasan dan pedalaman.
“Kebutuhan komunikasi informasi menggunakan HP sudah menjadi kebutuhan vital warga karena bisa menjalin komunikasi dengan keluarga atau anak di tempat lain,” harapnya. (KRISNASON)



