
ADANYA perdebatan dan permasalahan yang terjadi di Desa Muara Cikadu sampai hari ini belum terselesaikan.
Sepertinya nama baik dan Marwah kepala Desa dipertaruhkan dengan yang terjadi di Desa Muara Cikadu kecamatan Sindang Barang.
Sementara itu DPMD & Inspektorat sebagaj leading sektor nya Desa belum menemukan jalan yang pas untuk bisa menyelesaikan permasalahan.
Selain DPMD dan Inspektorat, Camat pun adalah bagian dari yang punya hak membina Desa. Terus apa yang sudah mereka lakukan untuk membantu Desa dalam menyelesaikan Permasalahan tersebut.
Karena pada awal nya perselisihan tersebut dipacu oleh temuan yang justru bukan dan tidak merugikan uang Negara.
Kepala Desa nya sendiri seharusnya bisa mengayomi dan bisa menyadari tindakan yang sudah dilakukan,bukan justru terus melakukan perlawanan yang justru semakin memicu perdebatan.
Perselisihan tersebut seharusnya bisa di selesaikan Sendiri melalui musyawarah dengan cara duduk bersama antara fihak2 terkait.
Sungguh sangat di Sayangkan permasalah tersebut belum bisa diselesaikan.
Partanyaan nya sederhana..
Dinegeri konoha ini kepala desa mana yang bersih..
Mereka akan sulit menjawab karena banyak faktor yang membuat mereka berbuat nekad melanggar aturan.
Sementara itu fihak-fihat terkait yang mendapatkan sedikit bantuan dari Desa melalui DANA BAGI HASIL yang dana nya dibagi-bagi meski tanpa adanya Pembinaan apa fungsi dan kegunaan nya.
Itu bagi yang merasakan dan mencicipi seharus nya bisa turut membantu menyelesaikan Permasalah tersebut
Di Sisi Lain Apdesi yang mengelola dan membawahi para kepala Desa sebagai induk tertinggi tempat bernaung nya para kepala desa justru belum bisa mencegah permasalahan yang makin melebar.
Dibutuhkan kesadaran dan juga kerjasama semua fihak.
Pembinaan dan Penyuluhan Hukum bukan berarti bebas dari permasalahan.
Pada akhirnya sesuatu itu akan jadi tanggung jawab sendiri..
Kepala desa juga manusia biasa yang tidak luput salah dan lupa.
Kepala desa bukan kepala Dosa,yang setiap permasalahan timbul di desa,kepala desa selalu disangkut pautkan selalu diduga ikut didalam nya.
Dan yang harus di ingat”Tidak semua jajaran perangkat desa”adalah pengikut kepala desa itu sendiri..
Kadang tidak kurang dilingkungan nya sendiri ada musuh politik yng di sisipkan lawan politik.
Kades ngahiji
Kades ngabakti.pembangunan ngabukti..
Biro Tipikorinvestigasi
Mitrakerjadesa



