Dinas PUPR Balangan Edukasi Program Bedah Rumah

BALANGAN – Program bedah rumah atau bantuan peningkatan kualitas rumah tak layak huni di Kabupaten Balangan menjadi salah satu upaya nyata pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kepala Bidang Perumahan Permukiman (Perkim) Dinas PUPR Perkim Balangan , Rudi Hariyadi, memberikan penjelasan secara terbuka agar program ini dipahami dengan baik oleh masyarakat.
Rudi menjelaskan bahwa bahan bangunan seperti papan dan material lainnya disesuaikan dengan harga serta ukuran yang berlaku di pasaran. Jika terdapat kekurangan dari rencana awal, hal itu biasanya disepakati lebih dahulu antara pihak dinas dan pemilik rumah.
“Ukuran papan dan harganya memang disesuaikan dengan standar pasar. Kalau ada perbedaan dari perencanaan, biasanya warga menambah dengan swadaya. Semua disepakati dari awal,” jelasnya.
Terkait pembiayaan tenaga kerja, dinas hanya membayarkan upah setelah proses pembangunan rumah selesai. Langkah ini dilakukan agar pelaksanaan program benar-benar tuntas dan tidak mangkrak di tengah jalan.
Namun demikian, untuk mempercepat proses, Dinas Perkim sering menggandeng toko bangunan untuk menalangi terlebih dahulu sebagian biaya, umumnya sebesar Rp1 juta per unit rumah.
“Upah tidak dibayarkan jika bangunan belum selesai. Tapi kami biasa minta bantuan toko bangunan untuk menalangi sebagian supaya pekerjaan tidak berhenti,” kata Rudi.
Dalam hal pengadaan bahan, masyarakat diberi keleluasaan untuk memilih toko bangunan yang dekat dan dipercaya. Jika warga tidak memiliki pilihan, pihak dinas akan membantu mencarikan toko yang siap melayani, termasuk membantu DP tukang.
“Kami tawarkan ke warga dulu, kalau tidak ada pilihan, baru kami bantu mencarikan toko yang siap mengirim bahan dan bantu pembayaran awal tukang,” tambah Rudi. (AKHMAD SIDIK)



