PEMERINTAHAN

Dishub Kabupaten Bogor Tertibkan Pedagang dan Pengendara Lawan Arah di Jalan Citeureup

BOGOR – Dalam upaya mengurai kemacetan yang kerap terjadi setiap hari di sepanjang Jalan Citeureup, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Kabid Dishub) Kabupaten Bogor, Dadang, bersama jajaran Dishub, serta Kasi Pemerintahan dan Plt Kasi Trantib Kecamatan Citeureup, Hari Prihartono, S.H., M.M., melakukan penertiban besar-besaran terhadap pedagang kaki lima (PKL) dan pengendara yang melawan arah.

Kegiatan penertiban dilakukan sebagai bentuk implementasi dari program Bupati Bogor dalam menata kawasan lalu lintas yang semrawut dan berpotensi menimbulkan kecelakaan serta memperparah kemacetan. Dalam pantauan langsung tim jurnalis Tipikor Investigasi, kawasan ini memang kerap kali macet akibat maraknya angkutan umum yang ngetem sembarangan, pedagang yang menggunakan bahu jalan untuk berjualan, serta pengendara motor yang nekat melawan arus.

Kabid Lalu Lintas Dishub Kab. Bogor, Dadang, menjelaskan bahwa langkah awal yang dilakukan adalah melakukan pendekatan persuasif. “Kami lakukan sosialisasi dan pengarahan terlebih dahulu. Untuk hari ini belum ada tindakan tegas, hanya kami arahkan pengendara untuk putar balik dan kami beri batas agar pedagang tidak lagi berjualan di badan jalan,” jelasnya.

Penertiban ini juga melibatkan petugas dari Satpol PP Kecamatan Citeureup. Mereka berjaga di titik-titik rawan pelanggaran, seperti di tikungan dan simpang jalan yang kerap dilanggar oleh pengendara motor. Meskipun sudah ada penjagaan, masih banyak pengguna jalan yang nekat menerobos jalur lawan arah, mengabaikan rambu dan petugas.

“Kami akan tindak lanjuti dengan berkoordinasi bersama pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Citeureup untuk memberi efek jera kepada para pelanggar lalu lintas, khususnya yang membahayakan pengguna jalan lain,” tambah Hari Prihartono.

Menurutnya, kawasan Citeureup akan ditata seperti yang sudah dilakukan di kawasan Pasar Cianjur dan Puncak, yang sebelumnya juga dikenal rawan macet, namun kini jauh lebih tertib. Penataan akan meliputi relokasi pedagang, pemasangan pembatas jalan, serta pengawasan rutin oleh petugas gabungan.

Yadi, salah satu pengguna jalan, menyambut baik langkah ini. “Setiap hari sering ada kecelakaan di sini karena motor banyak yang melawan arah. Saya dukung penuh langkah Dishub dan Satpol PP untuk membuat jalan di Citeureup lebih tertib dan aman,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan yang akan dievaluasi secara berkala. Kabid Lalu Lintas Dadang menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan, bila perlu, mengambil tindakan tegas kepada pihak yang tidak mengindahkan aturan demi keselamatan bersama.

Dengan kerja sama lintas instansi ini, diharapkan kondisi lalu lintas di Citeureup dapat semakin tertib, aman, dan nyaman bagi semua pengguna jalan. (Agung DS)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *