RAGAM

Satkamling RT 002 Desa Nambo Raih Juara 1 se-Kabupaten Bogor

BOGOR – Kabar membanggakan datang dari Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Pengabdian tanpa pamrih dalam menjaga keamanan lingkungan akhirnya membuahkan hasil manis. Yanto, Ketua Satkamling Kampung Lebak Pasar RT 003 RW 002, Dusun 1, Desa Nambo, resmi dinobatkan sebagai Juara 1 Ketua Satkamling Terbaik Tingkat Kabupaten Bogor dalam ajang Tegar Beriman Award Tahun 2026.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung saat kegiatan Temu Wacana dan kunjungan Tim Penilai Ketua Satkamling Terbaik Tingkat Kabupaten Bogor yang berlangsung di depan Kantor Desa Nambo, Jumat (26/6/2026) pukul 09.00 WIB.

Suasana penuh kebanggaan dan haru menyelimuti acara tersebut. Hadir Kepala Desa Nambo Nanang, S.E., Ketua Satkamling Yanto, Ketua RW 002, Kepala Dusun 1 Agus Hermawan, Tim Penilai Satkamling dari Satpol PP Kabupaten Bogor, anggota Linmas, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Binwil Desa Nambo, serta Kabid Linmas Satpol PP Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatan itu, Tim Penilai menyampaikan hasil penilaian bahwa Yanto, Ketua Satkamling Kampung Lebak Pasar RT 003 RW 002, berhasil meraih nilai terbaik dan ditetapkan sebagai Juara 1 Ketua Satkamling Terbaik Tingkat Kabupaten Bogor dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor melalui Tegar Beriman Award.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tidak hanya bagi Desa Nambo, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kecamatan Klapanunggal yang selama ini terus berupaya membangun budaya menjaga keamanan lingkungan secara gotong royong.

Ucapan selamat turut disampaikan oleh Camat Klapanunggal, Galuh Sri Wahyuni, S.STP., M.M., yang mengapresiasi dedikasi Yanto beserta seluruh warga yang telah menjaga keamanan lingkungan dengan penuh tanggung jawab.

“Selamat kepada Bapak Yanto, Ketua Satkamling Kampung Lebak Pasar RT 003 RW 002 Desa Nambo yang berhasil meraih Juara 1 Ketua Satkamling Terbaik se-Kabupaten Bogor dalam rangka Tegar Beriman Award. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Kecamatan Klapanunggal dan semoga menjadi motivasi bagi lingkungan lainnya untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap keamanan masyarakat,” ucap Camat Galuh.

Momen paling mengharukan terjadi ketika nama Yanto diumumkan sebagai pemenang terbaik tingkat Kabupaten Bogor. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengaku tidak pernah menyangka pengabdiannya selama ini mendapat penghargaan sebesar itu.

Dengan suara bergetar, Yanto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Bogor Rudi Susmanto, Kepala Desa Nambo Bapak Nanang, seluruh perangkat desa, aparat keamanan, dan terutama warga RT 003 RW 002 yang selama ini bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, tetapi milik seluruh warga yang selalu peduli terhadap keamanan kampung kita,” ungkapnya sambil menahan haru.

Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari semangat kebersamaan masyarakat yang tanpa mengenal lelah menjaga keamanan lingkungan setiap hari.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya, Yanto akan memperoleh hadiah ibadah Umrah yang diberikan kepada Juara 1 Ketua Satkamling Terbaik Kabupaten Bogor.

Prosesi penyerahan penghargaan secara resmi dijadwalkan berlangsung pada acara Tegar Beriman Award dalam rangka Hari Jadi Bogor. Sebelum keberangkatan, pemenang diminta melengkapi seluruh persyaratan administrasi.

Rencananya, keberangkatan ibadah Umrah akan dilaksanakan pada 24 atau 25 Juli 2026.

Prestasi yang diraih Ketua Satkamling Kampung Lebak Pasar menjadi bukti bahwa keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga lahir dari kepedulian masyarakat yang terus menjaga kebersamaan, gotong royong, dan kewaspadaan di lingkungan masing-masing.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh RT, RW, Satkamling, dan masyarakat di Kabupaten Bogor agar terus membangun lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

Bagi warga Desa Nambo, penghargaan ini bukan sekadar trofi ataupun hadiah Umrah. Lebih dari itu, penghargaan ini menjadi simbol bahwa pengabdian yang dilakukan dengan tulus, tanpa pamrih, pada akhirnya akan mendapat apresiasi dan menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat.(Agung Dwi S)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *