RAGAM

Yandra Utama Santosa, Aliansi Sukabumi Raya Desak Penerbitan UU Khusus

SUKABUMI – Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Makanan Bergizi Gratis (MBG) Sukabumi Raya memadati Kantor DPRD Kota Sukabumi di Jalan Ir. H. Djuanda, Kecamatan Cikole, pada Rabu 24/6/2026.

Aksi yang dihadiri oleh sekitar Ribuan orang dari wilayah kota/kabupaten Sukabumi hingga daerah tetangga seperti Cianjur, Bogor, dan Bandung ini berjalan dengan tertib, damai, dan bersih.Referensi Geografis

penyampaian aspirasi diawali dengan kegiatan positif berupa senam pagi dan istighosah bersama.
Massa aksi yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat mulai dari petani, relawan, supplier, pengemudi ojek online, hingga ibu-ibu Posyandu hadir untuk menyuarakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program MBG yang di usung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

Korlap Aksi Yandra Utama Santosa, menegaskan bahwa program MBG sangat layak dilanjutkan karena sejalan dengan amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan menyejahterakan perekonomian.

Menurutnya, kehadiran dapur-dapur MBG di daerah terbukti menjadi stimulan ekonomi yang nyata.

“Di mana ada dapur MBG, di situ terjadi pertumbuhan ekonomi. Pengangguran berkurang,
produktivitas petani dan supplier lokal digenjot karena adanya serapan pasokan, yang juga diiringi dukungan subsidi pupuk dari pemerintah,” ucap Yandra kepada media Tipikorinvestigasi.com .

Menurut Yandra, dampak langsung dari program ini sudah dirasakan oleh garda terdepan kesehatan masyarakat.

“Ibu-ibu Posyandu kini lebih mudah memantau dan memberikan subsidi nutrisi berupa susu, buah-buahan kepada ibu hamil demi mencegah terjadinya stunting pada anak-anak sejak dini,” pungkasnya.

Dalam aksi ini, Aliansi Masyarakat Peduli MBG membawa dua tuntutan utama kepada pihak legislatif:

Payung Hukum Tambahan:

  • Mendorong adanya legal standing yang lebih kuat dalam bentuk Undang-Undang agar ekosistem program MBG dan kesejahteraan para relawan lebih terjamin di masa depan.
  • Perbaikan Sistem: Meminta Badan Gizi Nasional (BGN) untuk terus mengevaluasi dan memperbaiki sistem tata kelola agar operasional dapur MBG dapat menjadi ekosistem yang semakin baik di tengah masyarakat.

Selain itu Yandra berharap,aksi ini dilakukan untuk menyambung tali silaturahmi antara dapur SPPG satu sama lain nya.ucap Yandra.(Array)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *