Pemdes Cikahuripan Gelar Jumat Bersih dan Bangkitkan Semangat Gotong Royong Warga
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

BOGOR – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Desa Cikahuripan, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, melalui kegiatan Jumat Bersih dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan yang mengacu pada Surat Edaran Bupati Bogor Nomor 100.3.4.2/769 tentang Pelaksanaan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 ini melibatkan seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan desa. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Cikahuripan Andi Upi, Sekretaris Desa Encin, BPD Dwi Suprapto, LPM, Binwil, Limas, perangkat desa, para kepala dusun, RT/RW, tokoh masyarakat, Linmas, hingga warga dari berbagai wilayah Desa Cikahuripan.

Sejak pagi hari, ratusan peserta gotong royong turun langsung membersihkan berbagai titik yang menjadi prioritas. Aksi bersih-bersih difokuskan pada lingkungan permukiman, saluran air, fasilitas umum, area pemakaman, hingga Lapangan Bola RW 002 yang berada di wilayah Kadus 1. Selain itu, sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi tempat penumpukan sampah juga menjadi sasaran pembersihan.
Pemandangan kebersamaan tampak begitu kuat. Warga dari berbagai kalangan bahu-membahu mengangkat sampah, membersihkan rumput liar, mengeruk saluran air yang tersumbat, serta merapikan area fasilitas umum yang selama ini menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Kepala Desa Cikahuripan, Andi Upi, yang turut terjun langsung melakukan kegiatan bersih-bersih di area pemakaman samping Stadion Mini, menegaskan bahwa kegiatan Jumat Bersih bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan bentuk komitmen nyata dalam menjaga lingkungan.
“Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan gotong royong ini, kami ingin menumbuhkan kembali semangat kebersamaan dan kepedulian warga terhadap lingkungan sekitar,” ujar Andi Upi.

Menurutnya, lingkungan yang bersih bukan hanya menciptakan keindahan, tetapi juga menjadi benteng utama dalam menjaga kesehatan masyarakat serta mencegah berbagai potensi bencana lingkungan seperti banjir akibat saluran air yang tersumbat sampah.
Sementara itu, Sekretaris Desa Cikahuripan, Encin, yang memimpin kegiatan pembersihan di Lapangan Bola RW 002 bersama BPD, Kepala Dusun, dan para Ketua RT, menekankan pentingnya konsistensi dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Di lokasi tersebut, para peserta melakukan pembersihan rumput liar yang tumbuh di sekitar lapangan. Rumput yang telah dikumpulkan kemudian dibakar agar area lapangan kembali bersih dan nyaman digunakan oleh masyarakat.
“Perangkat desa, kepala dusun, RW dan RT setiap bulan rutin melaksanakan kegiatan kebersihan serta mengajak warga untuk meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan. Dengan begitu, lingkungan menjadi bersih, asri, dan rapi,” ungkap Encin.
Ia menambahkan bahwa budaya gotong royong dan kerja bakti sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Cikahuripan. Hampir di setiap perumahan dan lingkungan warga, kegiatan kebersihan rutin dilakukan, terutama membersihkan drainase dan selokan di depan rumah masing-masing.
“Kunci keberhasilan menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman adalah kesadaran bersama. Jika setiap warga peduli terhadap kebersihan di sekitarnya, maka lingkungan akan tetap terjaga dan terhindar dari berbagai permasalahan,” tambahnya.
Kegiatan Jumat Bersih kali ini juga menjadi bukti bahwa semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia masih terjaga dengan baik. Tidak ada sekat antara aparatur pemerintah dan warga. Semua bekerja bersama demi satu tujuan, yakni menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman untuk generasi saat ini maupun masa depan.
Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemerintah Desa Cikahuripan berharap budaya peduli lingkungan semakin mengakar di tengah masyarakat. Tidak hanya saat ada peringatan tertentu, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari yang dilakukan secara berkelanjutan.
Dengan semangat kebersamaan yang terus tumbuh, Desa Cikahuripan bertekad mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, sehat, dan bebas dari sampah, termasuk di sepanjang pinggir jalan desa yang menjadi wajah utama wilayah tersebut.
Di tengah tantangan persoalan sampah yang masih menjadi isu di berbagai daerah, langkah nyata yang dilakukan Pemerintah Desa Cikahuripan bersama masyarakat ini menjadi contoh bahwa perubahan besar selalu dimulai dari kepedulian kecil yang dilakukan secara bersama-sama. Semangat gotong royong yang hidup di tengah masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menjaga bumi tetap lestari dan nyaman untuk dihuni.(Agung Dwi S)



