Pemdes Dayeuh Salurkan Bantuan Pangan untuk 865 KPM
H Jamhali: Bentuk Kepedulian Negara kepada Warga Kurang Mampu

BOGOR – Suasana haru dan penuh rasa syukur mewarnai kegiatan Pembagian dan Penyaluran Bantuan Pangan (PBP) yang berlangsung di Aula Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Program bantuan yang bersumber dari Badan Pangan Nasional (BPN) ini diselenggarakan selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 3–5 Juni 2026, dengan sasaran sebanyak 865 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Dalam program tersebut, setiap penerima mendapatkan bantuan berupa beras dari Bulog dan minyak goreng MinyakKita sebagai alokasi bantuan pangan periode Januari hingga Maret 2026. Bantuan ini menjadi angin segar bagi masyarakat, terutama kalangan kurang mampu dan lanjut usia (lansia), di tengah meningkatnya harga kebutuhan pokok.

Kegiatan penyaluran bantuan berlangsung tertib dan lancar dengan pengawasan langsung dari berbagai unsur pemerintahan dan keamanan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Dayeuh H. Jamhali BJ, S.E., Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kasi Kesra, anggota Linmas, petugas penyalur bantuan pangan, serta ratusan warga penerima manfaat.
Kepala Desa Dayeuh, H. Jamhali BJ, S.E., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Badan Pangan Nasional yang telah menyalurkan bantuan bagi masyarakat Desa Dayeuh.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Badan Pangan Nasional yang telah memberikan bantuan bahan pokok berupa beras dan minyak goreng kepada warga kami. Bantuan ini sangat berarti, terutama bagi masyarakat kurang mampu dan para lansia. Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok, bantuan ini mampu meringankan beban ekonomi warga,” ujar H. Jamhali.
Menurutnya, pemerintah desa terus berkomitmen memastikan setiap bantuan yang datang dari pemerintah pusat maupun daerah dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, petugas penyalur juga melakukan proses pendataan dan verifikasi terhadap para penerima manfaat. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada warga yang berhak menerimanya.
Di tengah antrean penerima bantuan, wajah bahagia tampak terpancar dari para warga. Salah satunya adalah Minah, seorang penerima bantuan yang mengaku sangat bersyukur atas perhatian pemerintah terhadap masyarakat kecil.
“Saya senang sekali dan bersyukur mendapatkan bantuan beras dan minyak ini. Terima kasih kepada Pak Kades dan pemerintah yang masih peduli kepada rakyat kecil seperti kami. Dengan bantuan ini, kami merasa diperhatikan. Kalau ada bantuan lain ke depannya tentu kami sangat bersyukur, tetapi bantuan ini saja sudah membuat saya bahagia,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Ungkapan Minah menjadi gambaran nyata betapa bantuan pangan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang tengah berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sementara itu, H. Jamhali menegaskan bahwa Pemerintah Desa Dayeuh akan terus berupaya memperjuangkan dan memperhatikan kesejahteraan masyarakatnya. Setiap program bantuan dari pemerintah akan dikawal agar tersalurkan secara adil, transparan, dan tepat sasaran.
“Kami akan selalu memperhatikan kebutuhan warga. Jika ada bantuan dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, kami akan memastikan bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.
Selama pelaksanaan kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut, proses penyaluran bantuan berjalan dengan aman, tertib, dan tanpa kendala berarti. Kehadiran aparat keamanan, perangkat desa, serta petugas penyalur turut memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar.
Program Bantuan Pangan ini menjadi bukti nyata hadirnya negara di tengah masyarakat. Bagi ratusan keluarga penerima manfaat di Desa Dayeuh, bantuan tersebut bukan sekadar beras dan minyak goreng, tetapi juga simbol kepedulian dan harapan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin berat.(Agung Dwi S)



