PEMERINTAHAN

Revitalisasi Kali Cibarengkok Akhirnya Dimulai: Bukti Nyata Sinergi Pemdes, Masyarakat, dan Swasta

BOGOR – Setelah sekian lama dinanti dan menjadi sumber keresahan warga, Revitalisasi Kali Cibarengkok yang melintasi Dua Desa, yakni Desa Klapanunggal dan Desa Cikahuripan, akhirnya mulai terlaksana. Kegiatan dimulai hari ini, Kamis, 10 Juli 2025, dengan pengerukan dan normalisasi kali untuk mengatasi penyempitan aliran yang selama ini memicu banjir, khususnya di sekitar jembatan Kali Cibarengkok.

Langkah ini ditandai dengan peninjauan langsung oleh Kepala Desa Klapanunggal Ade Endang Saripudin, bersama Bhabinkamtibmas Amir, Babinsa Pujiono, Kasie Trantib Satpol PP Kecamatan Klapanunggal Atma, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pengusaha peduli lingkungan, termasuk Abah Bachtiar, yang dikenal aktif mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kami sangat bersyukur akhirnya revitalisasi Kali Cibarengkok ini bisa dimulai. Terima kasih kepada Abah Bachtiar yang telah menyumbangkan eksavator, juga yang mendukung penuh pekerjaan ini,” ujar Kades Ade Endang Saripudin kepada Media Tipikor Investigasi.

“Revitalisasi ini dimulai dengan kegiatan pengangkatan lumpur, pembersihan sampah, serta pelebaran aliran sungai. Langkah ini penting karena pada periode hujan tinggi belakangan ini, banjir sempat melumpuhkan akses jalan dan aktivitas warga antar dua desa. Salah satu penyebabnya adalah kondisi jembatan Kali Cibarengkok yang terlalu rendah, bahkan lebih rendah dari bibir sungai, sehingga air mudah meluap ke jalan saat hujan turun.”

“Saat ini kita lakukan normalisasi kali terlebih dahulu. Insya Allah Agustus mendatang akan dilakukan perbaikan jembatan, termasuk pembangunan penghubung ke Desa Cikahuripan dan wilayah Bojong,” tambah Ade.

Kegiatan revitalisasi ini dinilai sangat strategis, mengingat Kali Cibarengkok merupakan aliran utama yang melintasi pemukiman padat dan jalan penghubung antar wilayah. Tingginya sedimentasi dan penyempitan sungai telah lama menjadi pemicu banjir dan bahkan mengisolasi warga saat curah hujan ekstrem melanda.

Bupati Bogor Rudy Susmanto pun dikabarkan telah memberikan instruksi langsung kepada Dinas PUPR Kabupaten Bogor dan Bidang Irigasi Pemda untuk menindaklanjuti perbaikan infrastruktur sungai ini secara menyeluruh.

“Jembatan lama terlalu rendah, dan ini jadi akar persoalan banjir. Pemerintah Kabupaten akan membangun jembatan baru yang lebih tinggi dan kokoh, agar tidak menjadi jalur rawan banjir lagi,” ungkap Rudy dalam penyampaiannya pekan lalu.

Partisipasi pengusaha lokal seperti Abah Bachtiar, yang menyumbangkan eksavator dan turut terjun ke lokasi pengerjaan, mendapat apresiasi luas dari masyarakat dan aparat setempat. Ini menjadi contoh sinergi nyata antara pemerintah, dunia usaha, dan warga dalam membangun desa yang tangguh terhadap bencana.

“Revitalisasi kali ini bukan sekadar proyek, tapi langkah menyelamatkan akses dan keamanan warga. Ini bentuk kepedulian bersama, bukan kerja satu pihak,” ujar Pujiono, Babinsa setempat.

Warga sekitar juga menyambut baik langkah ini. Mereka berharap proyek ini terus dilanjutkan hingga ke hulu sungai, dan tidak berhenti di titik-titik tertentu saja. Dengan dukungan semua pihak, masyarakat optimis Kali Cibarengkok bisa kembali berfungsi optimal sebagai saluran air yang bersih dan aman, bukan sumber bencana.(Agung DS)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *