Peluk Kulkas Hadiah, Sugiarti Juara Stand Kuliner KONI Expo Lambar 2026

LAMPUNG BARAT — Kebahagiaan terpancar dari wajah Sugiarti, pemilik Stand Teras Minuman Genz, saat namanya dinyatakan sebagai peraih nilai tertinggi dalam penilaian stand kuliner UMKM pada ajang KONI Expo Lampung Barat 2026.
Bukan sekadar meraih predikat juara, Sugiarti bahkan terlihat memeluk kulkas yang menjadi hadiah juara pertama. Baginya, hadiah tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus bukti bahwa konsistensinya menyajikan kuliner khas Lampung Barat mendapat perhatian.
Penilaian terhadap sekitar 30-an stand kuliner UMKM tersebut dilakukan pada Senin (14/9/2026) di kawasan GOR Aji Saka, Sekuting, Lampung Barat.
Tim penilai terdiri dari Staf Ahli Bupati Lampung Barat Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Drs. Syaekhudin, M.M.; Ketua Umum KONI Lampung Barat Muhammad Irfan; serta Pengurus KONI Lampung Barat Fitri, dengan didampingi Koordinator Bidang Kuliner UMKM KONI Expo 2026, Ratna Eka Sari.
Ratna mengatakan, penilaian dilakukan dengan sejumlah aspek, di antaranya kebersihan, kemasan, rasa, serta kekhasan produk yang disajikan.

“Tim penilai melakukan penilaian kepada sekitar 30-an stand. Aspek penilaian selain kebersihan, kemasan dan rasa, yang memiliki bobot paling tinggi adalah kulinernya khas Lampung Barat,” jelas Ratna Eka Sari, Selasa (15/9/2026), di GOR Aji Saka Sekuting.
Hasilnya, Stand Teras Minuman Genz milik Sugiarti dinilai paling menonjol. Hampir seluruh produk yang disajikan merupakan jajanan khas Lampung Barat.
“Ya… ada kue cucur, kue tat, kue brownies, kue bangkit, kue sagu, dan kue cookies, semuanya khas Lambar,” ujar Sugiarti dengan wajah bahagia seraya memeluk kulkas hadiah yang diperolehnya sebagai juara pertama.
Ia mengaku hadiah tersebut menjadi pelipur lelah setelah mengikuti kegiatan dan membuka stand setiap hari selama pelaksanaan KONI Expo.
“Alhamdulillah, capeknya terbayar dengan dapat hadiah ini. Terima kasih KONI Lambar,” ucapnya.
Tidak hanya juara pertama yang merasa diapresiasi. Para pelaku UMKM yang memperoleh peringkat lainnya juga menyambut positif adanya penilaian dan pemberian hadiah tersebut.
“Keren ini, kita juga dinilai dan diapresiasi dengan hadiah doorprize. Jadi semangat untuk tampil lagi di event-event berikutnya,” kata Mas Agus, salah satu pemilik stand yang berhasil meraih juara ketiga.
Menurut Ratna Eka Sari, kemenangan Sugiarti bukan sesuatu yang datang tiba-tiba. Ia menilai Sugiarti merupakan salah satu pelaku UMKM yang konsisten memperkenalkan jajanan khas Lampung Barat.
“Kakak Sugiarti ini pemilik stand yang konsisten. Dia buka terus setiap hari dengan jajanan khas Lambar-nya,” ungkap Ratna.
Ia menambahkan, konsistensi tersebut menjadi salah satu hal yang patut diapresiasi karena UMKM tidak hanya dituntut mampu menghasilkan produk yang enak, tetapi juga menjaga keberlanjutan, kualitas dan identitas produk lokal.
Sementara itu, apresiasi terhadap para pemenang semakin lengkap saat Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Pirwan Bahtiar, menyerahkan hadiah kepada para pemenang stand kuliner UMKM KONI Expo Lampung Barat 2026.
Pemberian hadiah tersebut menjadi bentuk penghargaan kepada para pelaku UMKM yang telah berpartisipasi sekaligus ikut menghidupkan suasana KONI Expo.
Lebih dari sekadar kompetisi antarstand, penilaian kuliner ini menjadi momentum untuk mendorong pelaku UMKM agar semakin percaya diri mengangkat kuliner khas Lampung Barat sebagai bagian dari identitas dan potensi ekonomi daerah.
Dengan demikian, KONI Expo 2026 tidak hanya menjadi panggung olahraga, tetapi juga ruang promosi bagi produk lokal dan pelaku UMKM untuk semakin dikenal masyarakat.
Dan bagi Sugiarti, sebuah kulkas yang dipeluk erat hari itu bukan sekadar hadiah juara. Ia menjadi simbol bahwa ketekunan menjaga cita rasa dan kekhasan kuliner daerah ternyata memiliki nilai yang layak diapresiasi. (DELPAN)



