JUSTICIA

Catut Mabes Polri, Penipu Diringkus Polres Keerom di Kantor Keuangan Daerah

KEEROM – Diduga berupaya melakukan penipuan terhadap Kepala Dinas Keuangan Kabupaten Keerom, Pelaku berinisial JK berhasil diamankan oleh Tim Khusus (Timsus), Opsnal dan Unit Tipidkor Sat Reskrim Polres Keerom. Jumat (05/12/2025).

Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Keerom, IPDA Rohmad, S.E saat di temui Media Tipikor Investigasi membenarkan kejadian tersebut. Pelaku JK mengaku dari anggota Reskrim Mabes Mabes Polri yang diperbantukan oleh KPK.

Lebih lanjut, Rohmad Pengungkapan ini berawal saat tim menerima informasi terkait adanya individu yang diduga akan memanfaatkan Kepala Dinas Keuangan Kabupaten Keerom dengan mengatasnamakan institusi penegak hukum. Berdasarkan informasi tersebut, tim langsung melakukan pemantauan di sekitar Kantor Dinas Keuangan.

Usai melakukan aksinya, tim langsung mengamankan pria tersebut dan membawanya ke Mapolres Keerom untuk pemeriksaan. Dari hasil interogasi, pria itu mengaku berinisial JK, yang mengklaim sebagai penyidik dari Mabes Polri.

Rohmad juga menjelaskan bahwa, JK juga telah datang dan melakukan hal yang sama sehari sebelumnya di kantor dinas PUPR Kabupaten Keerom, namun tidak mendapatkan hasil, Pihak PUPR tidak memberikan uang.

“Menurut info pelaku tinggal di Sarmi. Selain itu, diketahui bahwa JK pernah diamankan pada tahun 2019 oleh Polsek Japsel karena mengaku sebagai pegawai pengawas Kejaksaan Agung dan sempat menjalani hukuman tiga bulan di Lapas Abepura,” jelas Rohmad.

Sementara itu, Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Jetny L. Sohilait, S.H., M.H., menegaskan bahwa Polres Keerom akan bertindak tegas terhadap setiap pihak yang mencoba memanfaatkan atau mencatut nama institusi penegak hukum untuk kepentingan tertentu, apalagi untuk melakukan penipuan.

“Kami tidak mentolerir tindakan yang mencoreng nama baik institusi Polri. Setiap upaya penyalahgunaan identitas kedinasan akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kasat Reskrim juga mengimbau seluruh pimpinan OPD dan masyarakat agar selalu waspada dan melakukan verifikasi apabila ada pihak yang mengaku aparat penegak hukum.

“Silakan hubungi Polres atau Polsek terdekat untuk memastikan kebenaran identitas seseorang yang mengatasnamakan institusi. Jangan ragu meminta tanda pengenal resmi dan surat tugas,” ujarnya. (KRISNASON)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *