JUSTICIA

DIDUGA CABULIN REMAJA LAKI-LAKI, PRIA PARUH BAYA DI SUKABUMI DIAMANKAN POLISI

Pelaku KS (57 tahun), pelaku pencabulan remaja laki-laki berusia 14 tahun, diperiksa petugas di Mapolres Sukabumi Kota. (Rabu/30/11/22). | Sumber foto: Iqbal. S. Achmad

SUKABUMI – Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat, amankan KS (57 tahun), terduga pelaku pencabulan terhadap MIA, bocah laki-laki berumur 14 tahun. Terduga Pelaku berhasil diamankan polisi setelah sebelumnya diamankan warga setempat di pos Polisi, di Jalan Otista Cijangkar, Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi, pada Selasa (29/11/2022) sore.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP. SY Zaenal Abidin mengatakan, pelaku pencabulan, diamankan dan meminta keterangan sejumlah saksi yang menimpa korban.

“Terkait dugaan tindak pidana pencabulan yang dilakukan KS terhadap korban, bocah laki-laki dibawah umur tersebut, bisa kami sampaikan bahwa saat ini, pihak Sat Reskrim telah melakukan penyidikan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi, Kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY. Zainal Abidin kepada awak media, Rabu (30/11/2022).

Zaenal menyebutkan, sebelum diamankan Polusi, pelaku terlebih dahulu diamankan oleh warga di Pos Polisi jalan Otista.

“Terduga pelaku bisa kita amankan berkat kerjasama Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota, Polsek Cikole dan warga sekitar. Jadi terduga pelaku sempat diamankan warga di Pos Polisi di Jalan Otista Cijangkar Sukabumi kemudian melaporkan dan menyerahkannya kepada kami,” sambungnya.

Masih kata AKBP SY. Zainal Abidin, sebelum pelaku lakukan aksinya, terlebih dahulu korban dicekokin minuman keras hingga lemas.

“Adapun modus yang dilakukan terduga pelaku yaitu dengan memberikan atau mencekoki korban dengan minuman beralkohol yang mengakibatkan korban diduga sedikit kehilangan kesadaran sehingga pelaku ini dapat dengan mudah melancarkan aksinya,” katanya.

Kendati korban kondisi lemah, ujar Zaenal, korban masih sadar dan melepaskan diri dari upaya aksi bejat pelaku.

“Peristiwa dugaan pencabulan ini mengakibatkan korban mengalami luka lecet di bagian leher dan dada. Beruntung korban dapat segera sadar dari pengaruh minuman beralkohol tersebut hingga berhasil meninggalkan pelaku, “Pungkasnya.

Hingga saat ini, terduga pelaku masih diamankan di Mapolres Sukabumi Kota guna kepentingan penyidikan. Atas perbuatan pelaku, Polisi menerapkan pasal 82 Undang-undang Republik Indonesia No. 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti Undang- undang No. 01 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Iqbal. S. Achmad)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *