PENDIDIKAN

Jabat Kamad MTSN 5 Karawang, Yayat Supriatna Tanamkan Karakter Building Siswa Madrasah Adab & Akhlak

KARAWANG – Kabar gembira dan juga sebuah reputasi atas kepercayaan Kanwil Kemenag Jabar dalam menempatkan tugas baru Waka kurikulum MAN 2 Kota Bogor bertugas menjadi Kepala Madrasah ( Kamad ) MTSN 5 Karawang .

Dari informasi yang dihimpun media ,tak berselang pergantian pejabat Kamad MTSN 5 Karawang hadir Yayat Supriatna langsung mengikuti kegiatan di
MTs Negeri 5 Karawang dipagi hari dan menggelar kegiatan salat duha bersama yang diikuti oleh seluruh civitas akademika madrasah di halaman madrasah pada tanggal 3 Maret lalu.

” Wa’alaikumussalam, hapunten baru kasih informasi, saya sudah penugasan di Karawang .

Siapp , sementara masih melakukan penataan MTSN 5 Karawang saat ini” tulisnya pada media ,Selasa (31/3).

Pembiasan dan pelaziman kegiatan rutin bagi siswa madrasah di MTSN 5 Karawang dari informasi yang dihimpun media merupakan upaya dan kegiatan tidak hanya bagi siswanya tapi kegiatan tersebut dihadiri pula semua komponen lingkup MTSN 5 Karawang yakni para guru, tenaga kependidikan dan semua siswa madrasah.

Setelah salat duha, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin secara bersama-sama.

Pembacaan Yasin dipimpin oleh Ustadz Solahudin.

Seluruh peserta mengikuti bacaan dengan khidmat hingga kegiatan selesai.

Usai rangkaian ibadah, Kepala MTs Negeri 5 Karawang, Yayat Supriatna, menyampaikan arahan kepada seluruh peserta didik dan warga madrasah.

Momentum tersebut menjadi kesempatan pertamanya menyapa langsung para siswa sejak mulai menjalankan tugas sebagai kepala madrasah di MTs Negeri 5 Karawang.

Dalam kesempatan tersebut, Yayat Supriatna memperkenalkan diri kepada seluruh peserta didik dan warga madrasah.

Ia menyampaikan harapannya agar seluruh civitas akademika dapat bekerja sama menjaga lingkungan madrasah dengan baik.

Menurutnya, madrasah bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga menjadi rumah bersama bagi seluruh warga madrasah.

Karena itu, ia menekankan pentingnya rasa memiliki terhadap lingkungan madrasah.

“Madrasah ini adalah rumah kita bersama. Kalau bukan kita yang menjaga, lalu siapa lagi,” ujarnya di hadapan para peserta didik.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga sikap dan adab selama berada di lingkungan madrasah.

Menurutnya, MTs Negeri 5 Karawang berada di lingkungan pondok pesantren sehingga nilai-nilai kesopanan dan penghormatan kepada guru serta para kiai perlu dijaga oleh seluruh peserta didik.

Dalam arahannya, ia mengingatkan para siswa agar selalu menghormati orang tua, guru, serta para tokoh agama yang berada di lingkungan pesantren.

“Madrasah ini berada di lingkungan pondok pesantren.

Karena itu kita harus menjaga adab kepada orang tua, kepada guru, dan kepada para kiai,” katanya.

Selain itu, Yayat Supriatna juga menyampaikan beberapa hal terkait kedisiplinan dan penampilan peserta didik di madrasah.

Ia mengimbau kepada peserta didik putri untuk menjaga kesederhanaan dalam berpenampilan selama berada di lingkungan sekolah. Ia berharap para siswi tidak menggunakan riasan wajah selama mengikuti kegiatan belajar di madrasah.

“Kalian sudah cantik tanpa sentuhan make up.

Selama di MTs, sebaiknya jauhi penggunaan make up,” pesannya kepada para siswi.

Sementara itu, kepada peserta didik laki-laki ia menekankan pentingnya mengenakan peci selama berada di lingkungan madrasah sebagai bagian dari identitas dan kedisiplinan siswa.

“Untuk peserta didik laki-laki, selama berada di madrasah wajib menggunakan peci,” tambahnya.

Kegiatan pagi tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah dalam membangun suasana religius sekaligus menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan adab kepada para peserta didik.

Dengan adanya kegiatan rutin seperti salat duha dan pembacaan Yasin bersama, pihak madrasah berharap peserta didik dapat terbiasa menjalankan ibadah sekaligus menjaga sikap selama berada di lingkungan pendidikan.

( Agus Subagja)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *