PEMERINTAHAN

Hadapi Kemarau Panjang, BPBD Balangan dan Manggala Agni Siaga karhutla

BALANGAN – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Balangan mulai diantisipasi sejak dini. Menyusul rilis BMKG yang memprediksi musim kemarau tahun 2026 bakal berlangsung relatif panjang, BPBD Balangan bersama Manggala Agni Daops VI Kalimantan Wilayah VI Tanah Laut resmi memperketat koordinasi lapangan.

Langkah taktis ini merupakan upaya penguncian strategi pencegahan di titik-titik rawan hotspot. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Balangan, Jumaidil Hairi menegaskan bahwa sinergi lintas instansi ini krusial untuk memastikan personel dan peralatan siap tempur sebelum api meluas.

“Kami menjalin kesepahaman dalam kesiapsiagaan menghadapi kemarau. Prediksi BMKG menyebut tahun ini kemarau cukup panjang, sehingga mitigasi harus lebih tajam dibanding tahun sebelumnya,” ujar Jumaidil, Rabu (1/4).

Salah satu terobosan penting tahun ini adalah keberadaan pondok kerja Manggala Agni yang kini standby di wilayah Kecamatan Batumandi. Keberadaan pos ini menjadi bukti upaya jemput bola untuk mendekatkan pelayanan pemadaman bagi masyarakat di wilayah Banua Anam, khususnya di Bumi Sanggam yang memiliki sebaran lahan gambut dan semak belukar.

Selama ini, kolaborasi kedua lembaga ini telah mencakup pemantauan titik panas (hotspot) secara real-time melalui satelit, patroli darat gabungan, hingga aktivasi posko siaga karhutla. Tak hanya fokus pada pemadaman, penguatan kapasitas SDM juga disasar melalui program Desa Tangguh Bencana (Destana) dan Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana).

“Kami mengharapkan sinergitas ini dapat meminimalisir kejadian karhutla. Dengan adanya pondok kerja di Batumandi, wilayah Balangan diharapkan lebih kondusif dan respons terhadap kemunculan api bisa lebih cepat,” tambahnya.

Kedepannya, BPBD Balangan berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama teknis, termasuk sosialisasi masif kepada masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Dengan koordinasi yang lebih solid, Banua Sanggam diharapkan tetap aman dari kepungan kabut asap yang kerap menghantui saat musim kering tiba.(AKHMAD SIDIK)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *