PENDIDIKAN

Dipertanyakan Hasil Bazar Amal SMA Negeri 3 Cibinong Dikemanakan

BOGOR – Hasil Bazar Amal Sembako SMA Negeri 3 Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dikemanakan. Sebab, sembako tersebut diperoleh dari orang tua murid yang telah ditentukan jenis sembakonya seperti, minyak goreng, tepung terigu, indomie goreng, kecap abc, susu kental manis, marjan ccopandan dan gula pasir.

Menurut sebuah sumber yang minta namanya dirahasiakan, pekan lalu di Cibinong, dalam memperoleh sembako, Kepala SMA Negeri 3, yang lebih dikenal dengan Smantic, Melinda Fitri berkirim surat permintaan Nomor 061/TU.01.02/SMANTIC/II/2026, tertanggal 13 Februari 2026, kepada orang tua murid.

Surat tersebut didasarkan pada Surat Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I s/d XIII Provinsi Jawa Barat Nomor 20915/KPG.03.04/SEKRE tentang Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran di Bulan Suci Ramadhan 1447H/2026 M.

Tapi, sayangnya surat permintaan Kepsek Semantic tersebut tidak ada tembusan kepada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I, Kabupaten Bogor dan Dinas Pendidikan, Jawa Barat.

“Surat permintaan Kepsek Semantic terkait sembako tersebut tidak ada tembusan kepada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I, Kabupaten Bogor dan Dinas Pendidikan, Jawa Barat,” ujar sumber tersebut menyayangkan.

“Saya menduga Bazar Amal tersebut hanya dalih saja, hakektnya jualan sembako di bulan Suci Ramadhan. Terbukti untuk memperoleh sembako harus membeli kupon terlebih dahulu yang telah disediakan oleh panitia, tambah sumber itu.

Dikatakan sumber tersebut, ada tiga macam kupon dengan harga yang berbeda, kupon dengan niali Rp 80.000,00 kupon dengan nilai Rp 50.000,00 dan kupon dengan nilai Rp 25.000,00.

Untuk kupon senilai Rp 80.000,00 berisi minyak goreng, terigu, sirup, kecap susu kental manis, Sementara untuk kupon senilai Rp 50.000,00 berisi minyak goreng, terigu, sirup, gula pasir, dan mie instan.

Sedang untuk kupon dengan nilai Rp 25.000,00, jelas sumber itu, berisi minyak goreng, terigu, dan mie instan. Sembako-sembako tersebut terkumpul dari 1400 orang tua murid yang diserahkan oleh para murid yanng jumlahnya mencapai 1400 siswa mulai dari Kelas X, XI dan XII.

“Kelas X1 – X6 sembako yng harus diserahkan adalah Minyak Goreng merk Tropical seberat 1 kilogram dan atau Sania dengan berat sama 1 kg. Kelas X7 – X12 sembako yang harus diberikan adalah Tepung Terigu Segitiga Biru 1 kg + indomie goring satu,” tandasnya.

“Sedang Kelas XI A1 –XI C yang harus diberikan adalah Kecap ABC Botol ukurun 275 mililiter, Kelas XI D1 – XI F yang hurs diserahkan adalah Susu Kenta Manis merk Frisan Flag wrna piutih ukuran 275 mililiter,” imbuh sumber tersebut.

Masih menurut sumber, Kelas XII A1 – XII C3 adalah Sirup Marjan, Kelas XII D1 – XII C12 adalah Gula Pasir merk Gulaku/RoseBrand ukuran 1kg dan satu indo mie goreng. Waktu pengumpulan adalah tanggal 23 Februari 2026 dan 2 Maret 2026 untuk Kelas XII.

Sementara untuk Kelas XI waktu pengumbulan aaalah tanggal 3 – 4 Maret 2026, sedang untuk Kelas X untuk pengumpulan sembako adalah pada tanggal 5 – 6 Maret 2026. Kondisi barang dalam keadaan baru, bukan kadaluarsa dan dikemas rapi.

“Bazar amal dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 13 Maret 2026 mulai pukul 7.00 sampai dengan pukul 11.00 WIB di Lapangan Hitam SMA Negeri 3 Cibinong. Melalui Surat Nomor 0661/TU.01.02/II/2026, Kepsek Melinda Fitri hasil dari penjualan akan didonasikan dlam  bentuk santuan,” pungkasnya.

Tapi, sayangnya tidak ada penjelesaan kapan akan didonasikan. Lagi-lagi surat tersebut tidak ada tenbusan kepada Disdik Provinsi Jawa Barat dan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I, Kabupaten Bogor.

Sejauhmana kebenerannya, Humas SMA Negeri 3 Cibinong, Joko yang hendak dikonfirmasi pada Senin (16/03/26) saat di telpon melalui telepon selulernya beberap kali tidak merespon. Demikian juga saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp (WA) tidak merespon.(Ahp)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *