RAGAM

Virus ‘M-Prut’ Serang 2 ASN Kabupaten Bogor, Bupati Jangan Diam

BOGOR – Beredar luas dan viral adanya rekaman anak pejabat ternama ASN di Kabupaten Bogor mengerebek bapaknya yang sudah satu rumah dengan pasangan lainya yang juga ASN satu dinas di Kabupaten Bogor.

Anehnya laporan pihak keluarga resmi pihak istri pertama kedinas yang disebut Disdik tidak digubris atasannya malah mendapat kenaikan pangkat.

Hingga kesal pihak anak dan keluarga istri pertama memvirkan video hubungan bapak dengan pasangan lainnya lewat media sosial.

Dimana fakta yang ada di
Akun, Instagram@reset.feeds membeberkan cerita yang mengungkap hal yang mengejutkan.

Keputusan untuk mempublikasikan kisah ini diakui keluarga sebagai cara terakhir untuk mencari keadilan.

Mereka merasa suara mereka di jalur resmi tidak pernah didengar, dan semua jalan yang seharusnya membantu justru diam.

“Postingan ini bukan dibuat untuk mempermalukan siapa pun, bukan untuk mencari sensasi, bukan untuk membuka luka lama,” tegas juru bicara keluarga.

“Ini cara terakhir kami untuk mencari keadilan ketika semua jalan yang seharusnya membantu justru diam, dan ketika suara keluarga yang terluka tidak pernah dianggap ada,” sebut akun @reset.feeds dikutip pada Sabtu 6 Desember 2025.

Keluarga berharap agar publikasi ini dapat mendorong instansi terkait untuk segera bertindak tegas terhadap dugaan pelanggaran etik dan hukum yang dilakukan oleh kedua ASN tersebut.

Atas kejadian itu tentu pihak atasan didinas Pendidikan Kabupaten Bogor segera menindak lanjuti informasi ini tidak tinggal diam dan juga Bupati Bogor agar memberi sanski tegas pada para ASN yang melakukan tindak bejat dan asusila.

Jika perlu komentar aktifitas dan pemerhati hukum ,Galai Simanupak SH untuk ditindak sesuai aturan disiplin ASN kalo perlu dipecat.

” Ini tentu amat memalukan dan bejat Moralitas ASN.

Jika pihak keluarga kesal atas diabaikan laporan mereka pada kepala Disdik maka tentu selalu atasan ada dugaan terlibat dan melakukan abai atas pengawasan 2 ASN itu.

Dan jika hal ini dibiarkan akan mencoreng Marwah kabupaten Bogor tidak hanya dinas pendidikan yang dinilai lembaga pendidikan tapi juga pemerintah daerah secara luas.

Karena itu Bupati Bogor saudara Rudi Susamanto agar turun tangan sebelum virus sosial dan moralitas ini merebak disemua pejabat juga dinas yang ada” tegas dia.

( Red03)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *