RAGAM

Jalan Palembang Kayuagung Sepi

Palembang-Pantauan Tipikor Investigasi.com pukul 7:30 WIB di Jalan Provinsi dari Palembang menuju Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) arus lalu lintas terlihat sepi. Kendaraan roda dua maupun empat dapat memacu kendaraan di atas 60 kilometer per jam.

Dari arah Palembang menuju Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Lampung juga lancar dan tidak seperti biasanya saat hari kerja. Kondisi lalu lintas di Jalan Provinsi Palembang Kayuagung Lampung terlihat lengang pada libur Idul Fitri 1443 Hijiriah, Senin (2/5/2022). Sebaiknya dari arah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), hingga ke Palembang, ruas jalan terpantau sepi dari biasanya.

Kendaraan roda dua dan empat terlihat melaju dengan kecepatan di atas 60 kilometer per jam hingga menuju ke Simpang Sungai Pinang Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin.

Kondisi serupa juga bisa dirasakan di wilayah Kecamatan Jejawi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menuju ke Kecamatan SP Padang. Ruas jalan Provinsi di wilayah ini terlihat dilintasi secara lancar oleh pengendara sepeda motor dan mobil dengan laju kendaraan di atas 60 kilometer per jam.

Tidak ada kegiatan perbaikan jalan di jalan Provinsi Palembang Kayuagung Lampung. Kelancaran arus lalu lintas juga bisa dirasakan sampai ke Jakabaring Palembang.

Sepinya jalan dirasakan oleh pengendara kendaraan sepeda motor. Rio (30) yang sehari-hari bekerja di Palembang merasakan kelancaran arus lalu lintas jalan provinsi itu.

“Biasanya jam segini berangkat dari Kabupaten Ogan Komering Ilir ke Palembang bisa satu jam, tapi sekarang saya tembus 35 menit, jalanan sepi,” kata Rio.

Rio mengatakan ruas jalan yang biasa dilaluinya dan kerap dilanda kemacetan seperti di wilayah Desa Sungai Dua dan Sungai Pinang Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin.

Menurut dia, tersendatnya arus lalu lintas di titik lokasi itu disebabkan dominasi anak sekolah dan adanya kerusakan pada badan jalan yang belum diperbaiki.

“Hari pertama Idul Fitri 1443 Hijiriah semua anak-anak sekolah dan para pekerja libur, jadi jalanan sepi,” kata dia.

Adeni Andriadi

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *