Monday, 6 December 2021
Home / NASIONAL / Wabup Kayong Utara Audensi Dengan Kementerian Perhubungan Prihal Bandara Udara Sukadana

Wabup Kayong Utara Audensi Dengan Kementerian Perhubungan Prihal Bandara Udara Sukadana

Kayong Utara – Rombongan Pemerintah Kab Kayong utara.terdiri dari Wakil Bupati.Sekda,PLT Kepala Bappedalitbang,Dinas Perkim LH,Dinas Perhubungan,Kepala Anggaran BKD,Pengelola Kegiatan Survey Dan Perencanaan Bidang Esiw Bappedalitbang Sera Staf Bagian Umum Setda Ka.Jayong Utara.

Dari Direktorat Bandar Udara terdiri Dari, Direktur Bandar Udara ( Ir.Nafhan Syahroni M.T. )PLT Kasubdit Tatanan Kebandarudaraan Dan lingkungan ( Febi Oli Wahyudi,ST.M.M,Plt Kasubdit Prasaran Bandar Udara ( Erwin Dwi Purnomo.ST.M.Sc )Dan Inspektur Bandar Udara ( Joko Trikangko ) Kegiatan audensi tersebut di laksanakan Di Gedung Karya lantai 22 , Direktorat Bandar Udara ,Jalan Medan Merdeka Barat Jakrta Pusat.

Pelaksanaan audensi Di terima langsung oleh Di Rektur Bandar Udara Kementerian Perhubungan RI, Yang dilanjutkan dengan pengantar dari Wakil Bupati Kayong Utara Kalbar.Kegiatan audensi Di mulai dengan paparan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kayong Utara, berkenaan dengan gambaran umum progres Pembangunan Bandar Udara Kab Kayong Utara, yang saat ini telah mendapatkan penetapan lokasi bandar udara melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 201 Tahun 2021, diantaranya terdapat beberapa kewajiban yang harus segera di penuhi oleh Pemerintah Kab Kayong Utara selaku Pemrakarsa. diantaranya adalah, Pembebasan lahan bandar udara Sukadana, Rancangan Teknik Terinci ( RTT/DED ) Bandar Udara Sukadana,baik sisi darat maupun sisi udara, Analisis mengenai Dampak Lingkungan ( AMDAL ) Bandar Udara Sukadana, Aksesibilitas Ke Bandar Udara Sukadana.

Daerah Lingkungan Kerja ( DLKR )Bandar Udara Sukadana, Darah Lingkungan Kepentingan (DLKP ) Bandar Udara Sukadana,Batas Kawasan Kebisingan ( BKK )Dan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan ( KKOP )Bandar Udara Sukadana.Dari beberapa kelengkapan persyaratan yang harus di penuhi sebagian besar sudah di usulkan untuk di alokasikan pada APBD TA 2022 ujar Erwan Kadishub Kayong Utara.

Dikatakannya lagi untuk kekurangan persyaratan lainnya akan dialokasikan pada tahun tahun berikutnya dikarenakan keterbatasan anggaran serta dengan pertimbangan hal hal tehnis lainnya, untuk RTT/DED sisi udara telah diusulkan melalui surat Bupati ayong Utara Nomor 553/1340/PERHUB-II/2021 tanggal 5 Juli 2021, Untuk dapat di alokasikan pada Kementerian Perhubungan RI.Sekretaris Darah Kab Kayong Utara berharap kondisi perekonomian Indonesia pasca covid-19 bisa segera membaik.dengan harapan kondisi tersebut akan sejalan dengan meningkatnya penerimaan Negara (APBN).

Hal tersebut tentunya akan berdampak positif terhadap percepatan pembangunan Bandar Udara Sukadana yang jika di mungkinkan dapat di bangun sekaligus sampai dengan tahap Ultimate ( 2500 meter runway ).kepala Dinas Perkim LH Kayong Utara menambahkan bahwa saat ini penyusunan AMDAL Bandar Udara Sukadana sedang pada tahapan kerang acuan AMDAL , untuk selanjutnya di ajukan oleh DLHK Provinsi Kalimantan Barat selaku penyusun untuk mendapatkan pertimbangan teknis dari Kementerian LHK.

Bappeda Kayong Utara juga menjelaskan bahwa,keberadaan Bandar Udara Sukadana juga sejalan dan termuat dalam RPJMD Kab Kayong Utara 2019-2023.adapun dari program prioritas pembangunan pada sektor perhubungan.Kegiatan yang berkenaan dengan pembangunan Bandar Udara Sukadana di naungi melalui Program Pengelolaan Penerbangan “ujarnya.

Kepala Bidang Anggaran menyampaikan,agar Kepala Dinas Perhubungan perlu segera menyusun Time line berkenaan dengan persyaratan apa saja yang perlu di alokasikan melalui APBN.

Melalui penjelasan yang di sampaikan oleh Direktur Bandar Udara beserta jajarannya,di peroleh beberapa informasi diantaranya telah di terbitkan beberapa regulasi.Maka izin mendirikan bangunan Bandar Udara tidak lagi di perlukan dalam proses pembangunan Bandar Udara.

Adapun berkenaan dengan ketentuan pengesahaan terhadap dokumen RTT baik sisi darat maupun udara oleh Dirjen Bandar Udara juga tidak lagi di perlukan, namun guna memastikan bahwa dokumen RTT/DED yang di susun telah memenuhi kaidah kaidah yang seharusnya,maka dalam proses penyusunan RTT tetap di lakukan pendampingan oleh Kementerian Perhubungan C.q Direktorat Bandar Udara dalam bentuk asistensi. lebih lanjut katanya penyusunan RTT/DED akan diatur melalui keputusan Dirjen Bandar Udara. ( Yan.s )

Check Also

Harga Sandal di JM Swalayan Rp 500 Ribu Rupiah

Palembang-Sejumlah pengunjung JM Swalayan di Kota Palembang Sumatera Selatan (Sumsel), mengeluhkan mahalnya harga sandal eceran …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *