Sabtu, 24 Juli 2021
Home / INVESTIGASI / SEKDIN DISDIK OKI DIDUGA TERLIBAT PEMERASAN DENGAN OKNUM JAKSA

SEKDIN DISDIK OKI DIDUGA TERLIBAT PEMERASAN DENGAN OKNUM JAKSA

OKI-Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Dedi Rusdianto diduga terlibat pemerasan bersama oknum pegawai kantor kejaksaan negeri dengan Kepala Sekolah (Kepsek) di OKI.

Dedi Rusdianto ditengarai memiliki peran untuk mempertemukan sang oknum pegawai kantor kejaksaan negeri dengan beberapa kepala sekolah di kampung halaman besan Presiden SBY (itu).

Hingga berita ini ditulis, Dedi Rusdianto belum bisa dihubungi melalui panggilan telepon oleh Tipikor Investigasi.com untuk dimintai konfirmasi. Tidak ada pembenaran maupun bantahan yang ia berikan. Nomor WA pribadinya sama sekali tidak bisa dihubungi, Senin 14 Juni 2021.

Terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Forum Keadilan Rakyat Indonesia Ansori AK mengkritisi tindakan Dedi Rusdianto yang dinilai telah mencoreng citra Pendidikan di Kabupaten OKI.

Sikap Dedi Rusdianto mempertemukan antara oknum LSM dan Jaksa dengan kepala sekolah disebut Ansori AK layaknya fasilitator untuk memuluskan aksi pemerasan.

Dedi Rusdianto yang tentunya punya kapasitas untuk berkomunikasi dengan kepala sekolah ditengarai terlibat dalam beberapa kali pertemuan dengan oknum pegawai kantor kejaksaan dengan beberapa kepala sekolah di Kabupaten OKI.

Yang memalukan disini tentu saja bagaimana jabatan Sekretaris Dinas Pendidikan justru dilacurkan oleh Dedi Rusdianto dengan memerankan fungsi sebagai makelar kasus,” kata Ansori AK.

Kursi jabatan itu, kata dia, diberikan oleh Sekda OKI H. Husein S. Pd, MM tidak dipergunakan untuk membantu pekerjaan Kepala Dinas justru sebaliknya digunakan untuk membuat persekongkolan jahat untuk melakukan pemerasan bersama oknum LSM,” kata Ansori AK.

SANGKUT SUMSEL

About admin

Check Also

Pengusaha di balik Calon

OKI-Pengakuan salah satu tim sukses dari nomor urut tiga (3) calon kepala desa muara batun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *