Monday, 17 January 2022
Home / JUSTISIA / PRONA PTSL TOTO MULYO DIDUGA JADI AJANG PUNGLI

PRONA PTSL TOTO MULYO DIDUGA JADI AJANG PUNGLI

Tulang Bawang Barat-Prona Adalah Proyek Opersai Nasional Agraria .Program Prona di selenggarakan secara Nasional oleh Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Program ini diselenggarakan dengan tujuan mempercepat pemenuhan Hak Dasar Rakyat agar mendapat kepastian Hukum atas Status Kepemilikan Tanah.Sasaran dari Program Prona adalah untuk masyarakat Golongan Ekonomi menengah kebawah dengan Kriteria pekerja dengan penghasilan tidak tetap.

Seperti Petani,Nelayan,Pedagang,dan Buruh musiman.Bagi mereka yang berpenghasilan tetap Seperti Pns, Pegawai Swasta, yang Bergaji UMRdan lain nya. Peserta Prona bebas dari komponen Biaya, Mulai Dari Pengukuran Bidang Tanah,Pemeriksaan Tanah,Pengesahan Data Fisik,dan Penerbitan sertipikat yang Sudah ditanggung oleh pemerintah melalui Dipa APBN Kementrian Agraria dan tataruang yang tidak di tanggung oleh pemerintah seperti Biaya Materai pembuatan dan pemasangan patok tanda batas, Bea perolehan Hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) dan pajak penghasilan (Pph) dari penghasilan Hak atas Tanah dan bangunan bagi yang terkena ketentuan perpajakan,itu semua menjadi beban kewajiban peserta Prona.

Di tahun 2021 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupten Tulang Bawang Barat mendapat kan Proyek Prona yang di sebut Pendadtaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Desa Toto Mulyo kecamatan Gunung Terang tahun 2021 mendapatkan Program Perona sebanyak lebih kurang Dua ratus bidag atau dua ratus buku sertifikat.

Menurut Salah satu masyarakat yang ikut membuat sertipikat Prona PTSL kepada Tipikor yang minta namanya untuk tidak di publikasikan Bahwa Kuat Dugaan Proyek Prona ini di jadikan Ajang Pungutan liar Oleh oknum Wawan yang notaben nya seorang Wartawan dari desa Penumangan Lama kecamatan Tulang Bawang tengah.

Kami Masyarakat Toto mulyo merasa Keberatan Atas Tarif yang telah di tetapkan kepada masyarakat Pemohon Bagi yang membuat Sertifikat Prona PTSL.muai dari pendaptaran pengisian pormulir permohonan masyarakat sudah di tarik biaya sebesar Rp.300.000 dan setelah sertifikat jadi Oknum tersebut meminta kembali Uang Sebesar Rp.400.000 jika sertifikat nya mau diserahkan Jelas”Sumber.

Lanjut dia inilah yang membuat kami masyarakat menjerit. jika dari dua ratus buku sertifikat tanah dikali kan tujuh Ratus Ribu Rupiah maka pungli ini sangat luar biasa men capai angka Rp.140.000.000 angka yang cukup pantastis.wajar saja jika masyarakat menjerit dengan adanya biaya tersebut ini sudah tidak wajar lagi karna ini sudah membebani masyarakat yang kurang mampu.

Sedangkan Pembuatan Sertipikat Prona masyarakat seharusnya tidak dibebankan biaya lagi.ini sudah jelas Pungutun liar karna tidak ada dalam aturan.”Katanya.

Saat kepala Tiyuh (Kepala Desa-Red) Toto Mulyo Yadi Dikomfirmasi Mengenai Biaya yang dimita dari masyarakat pemohon yadi mengatakan Saya tidak tahu menahu saya hanya tahu bahwa desa toto mulyo mendapat Proyek Prona untuk 200 bidang atau mendapatkan 200 buku Sartifikat selanjutnya saya tidak ikut campur.

Semua nya Si Wawan yang mengurus nya bersama Bowo selaku pokmas nya.Kakau mengenai sertipikat nya itu memang sudah keluar dan Sudah itu di bagi kan di balai tiyuh(Kantor Desa)yang membagi kan Yesi selaku petugas dari BPN nya.masalah dana di serah kan ke wawan,Jelas”Yadi.

Saat Ketua Pokmas Bowo di Komfirmasi mengatakan juga tidak tau apa apa .semua nya yang pegang peranan si Wawan yang ngurus semua nya Wawan,Kata”Bowo.

Sudah saat nya Aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan karna adanya Prona ini masyarakat Toto mulyo merasa di rugikan.Beranikah Aparat penegak Hukum mengusut tuntas Pungli Prona di Desa Toto Mulya kecamatan Gunung Terang???(Din) Bersambung…nantikan berita selanjut nya tanggapan dari Aparat penegak hukum!!!

Check Also

KEPSEK SMA 1 LEMONG DIDUGA PERINTAHKAN SATPAM TOLAK WARTAWAN

Peaisir Barat-Kepala sekolah menengah atas(SMA)1Lemong Nur Soraya diduga memberikan perintah kepada penjaga sekolah agar menolak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *