Saturday, 25 September 2021
Home / JUSTISIA / POLRES SUKABUMI KOTA AMANKAN 10 ORANG PENYALAHGUNA NARKOBA

POLRES SUKABUMI KOTA AMANKAN 10 ORANG PENYALAHGUNA NARKOBA

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP. Sumarni, memperlihatkan barang bukti di Mapolres Sukabumi Kota. | Sumber foto: Iqbal. S. Achmad)

SUKABUMI – Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat, amankan 10 terduga pelaku penyalahguna narkoba lengkap dengan sejumlah barang bukti narkoba. Penangkapan tersebut dilakukan dalam kurun waktu 1 Minggu terakhir.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP. Sumarni mengatakan, kurung waktu seminggu, Polisi berhasil mengungkapan kasus terduga 10 orang penyalahgunaan Narkoba serta mengamankan 10 terduga (13/07/2021) siang.

“Sejak tanggal 6 Juli, sudah kita ungkap sebanyak 9 TKP (tempat kejadian perkara) dengan 10 tersangka. Adapun barang bukti yang sudah kita amankan adalah sabu sebanyak 6,82 Gram, obat berbahaya sebanyak kurang lebih 1882 butir Tramadol kemudian psikotropika 26 butir Alphazolam, Ganja kurang lebih 18,58 Gram kemudian tembakau sintetis 18,7 Gram, Handphone berbagai merk, 2 buah timbangan digital, 1 kartu ATM dan uang hasil penjualan sebesar 900 Ribu,” ungkap Sumarni di hadapan wartawan.

Sumarni menyebutkan, para terduga pelaku penyalahguna narkoba ini, berhasil diamankan dari 7 lokasi berbeda diwilayah hukumn Polres Sukabumi Kota.

“TKPnya ada di 7 titik yaitu di Gunungpuyuh 1, Citamiang 1, Sukabumi 1, Kecamatan Sukaraja 1, Kecamatan Lembursitu 1 kemudian Kecamatan Cisaat 1 dan yang lainnya di Cicantayan 1,” sebutnya.

Masih kata Sumarni, semua pelaku yang diamankan di Mapolres Sukabumi Kota, usia paling muda 17 tahun.

“Para Pelaku yang kita tahan sebanyak 10 orang, usianya 17-25 tahun 5 orang, 26-30 tahun 4 orang dan diatas 30 tahun 1 orang,”Tambahnya.

Sumarni juga membeberkan bahwa, modus pelaku dalam menjalankan aksinya mengedarkan narkoba dengan berbagai cara modus.

“Modus yang digunakan sama seperti yang kemarin, ada yang COD (cash on delivery), ada yang melalui paket jasa pengiriman, ada yang pakai cara tempel dengan memberikan arahan-arahan kepada pembelinya,”Beber Sumarni.

Kesepuluh pelaku ini, terancam pasal 111 (1), Pasal 112 (1), 114 (2) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman maksimalnya 12 tahun, kemudian Pasal 196, 197 Undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman maksimal 12 tahun kemudian pasal 62 Undang-undang nonor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika, ancaman maksimalnya 5 tahun. (Iqbal. S. Achmad)

Check Also

Kinerja Dan Prestasi Kanwil ATR/ BPN Kalbar mendapat Apresiasi Dari Gubernur Sutarmiji

PONTIANAK KALBAR – Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., menjadi Inspektur Upacara dalam Pringatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *